Esports.ID

Beda Ekspektasi, Valve 'Tidurkan' Project Artifact

Rendy Lim
01/04/2019 13:53 WIB
Beda Ekspektasi, Valve 'Tidurkan' Project Artifact
Artifact Dota2

Hampir empat bulan sejak Valve meluncurkan Artifact, card game yang bercirikan DOTA 2 ini, ternyata tidak mendapatkan respon bagus dari para fans setianya. Kesuksesan mengelola DOTA 2 dan CS:GO tidak mampu menjamin Valve dapat 'menggendong' Artifact sesukses para senior-nya. 

Melalui situs resminya, terdapat postingan berjudul 'Towards A Better Artifact' yang  berisi tentang harapan mereka saat merilis Artifact, kekecewaan atas hasil berbeda dari ekspektasi mereka, serta rencana untuk melakukan update besar-besarang terhadap gim ini sebelum merilisnya kembali ke market. 

Jumlah pemain yang menurun drastis setiap harinya menjadi masalah utama bagi Artifact. Hanya mampu mendapatkan puncak 60.000 pemain, jumlah tersebut menurun seiring berjalannya waktu. Tersisa hanya 8000 pemain dalam rentang waktu 1 bulan sejak pertama rilis. Saat ini, jumlahnya semakin menyedihkan dengan hanya memiliki 97 concurrent players

"Tentu saja, hal-hal yang terjadi tidak sesuai apa yang kami harapkan. Artifact merepresentasikan perbedaan terbesar atas ekspektasi bagaimana gim kami akan diterima dan kenyataan yang sebenarnya," tutur developer Artifact dalam blog post mereka. 

Pihak pengembang sendiri mengungkapkan bahwa saat ini tindakan yang harus diambil adalah melakukan pemeriksaan terhadap desain dari gim ini, melakukan pembenahan dari segi ekonomi, hingga pengalaman bermain para player, dan lainnya. Pembenahan tersebut akan memakan waktu cukup lama dan tampaknya ada rencana untuk merilis kembali Artifact nantinya.

Kegagalan ini sangat berbanding jauh dengan Dota 2: Auto Chess yang baru-baru ini mencapai 7 juta subscribers di Steam Workshop. Hasil karya Drodo Studio ini semakin menunjukkan kesuksesannya setelah mengumumkan versi mobile yang segera dirilis berkat kerjasama dengan developer asal Cina, Dragonest

Bagaimana pendapatmu sobat esports, apakah kamu tim Auto Chess atau Artifact?