GoPay Campaign

Player CODM Akhirnya Mengaku 'Hode' Setelah 10 Bulan Menyamar!

Rendy Lim
18/09/2020 12:19 WIB
Player CODM Akhirnya Mengaku 'Hode' Setelah 10 Bulan Menyamar!
Jangan dicontoh nih Sobat Esports! cover: storie.id

Pertandingan esports yang diselenggarakan secara online tampaknya memiliki dampak buruk sendiri. Meski tujuan dari event online adalah untuk menjaga kesehatan para pemain, staff hingga penonton pada masa pandemi, tidak sedikit pihak yang memanfaatkan celahnya untuk berbuat curang.

Kasus hode (laki-laki yang menyamar sebagai perempuan di game) yang baru mengaku setelah menyamar selama kurang lebih 10 bulan tampaknya bisa jadi pelajaran bagi kita. Player laki-laki tersebut tergabung di salah satu tim ladies CODM yang berpartisipasi dalam CODM Queen Series 2020

Indonesia Gaming Award

Source: Instagram Hertz Esports

Dilansir dari postingan media sosial Hertz Esports, tim Hertz Angels mengambil keputusan dengan mengeluarkan Nin dari divisi CODM. HERTZ Esports, sebagai management yang menaungi player Nin dan juga tim HERTZ Angels juga meminta maaf Garena Call of Duty Mobile dan juga para pendukungnya karena tidak dapat menghadiri babak Grand Final Queen Series 2020

Meski tidak dijelaskan penyebab keluarnya Nin oleh Hertz Esports, akun instagram lambe_codm memposting audio klarifikasi dari Mikyal Saputra selaku pelaku dibalik akun Nin. 

"Saya, Mikyal Saputra, selaku pemilik akun Call Of Duty: Mobile dengan nick Hertz•Nin dan juga Instagram Nin dengan ini meminta maaf kepada sebesar besarnya kepada pihak manajemen Hertz, Garena, tim Hertz Angels serta beberapa pihak terkait karena selama ini saya telah memalsukan identitas saya sebagai player perempuan dan memberikan informasi yang tidak benar ketika bermain dan mengikuti berbagai turnamen."

"Dan saya meminta maaf kepada semua pihak, karena kebohongan dan tindak penipuan yang saya lakukan selama kurang lebih 10 bulan yang tanpa diketahui oleh seorang pun telah merugikan banyak pihak dari segi materil dan inmateril, baik itu bersifat pribadi maupun management tim yang pernah manaungi saya sebagai players."

"Saya Mikyal Saputra juga sangat menyesali semua perbuatan yang telah saya lakukan dan siap bertanggung jawab atas hal tersebut. Dan saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan ini kedepannya, baik didalam komunitas game CoDM atau game lain."

Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi yah Sobat Esports!