Tebak Juara ESL One Katowice 2018

Duet BnTeT-xcurrate Tantang Peringkat Satu Dunia CS:GO

MikeApalah
14/02/2018 12:02 WIB
Duet BnTeT-xcurrate Tantang Peringkat Satu Dunia CS:GO

Duet kebanggaan Indonesia, BnTeT dan xcurrate, yang tergabung dalam tim TyLoo akan memulai debutnya di ajang resmi internasional Starseries i-League Season 4. Sebelumnya, kombinasi keduanya sukses meloloskan TyLoo ke main event IEM Katowice 2018. Meski sedang dalam performa menanjak, debut keduanya di ajang resmi ini berpotensi berakhir dengan kekalahan. Pasalnya, TyLoo harus menghadapi peringkat satu dunia saat ini, FaZe Clan, yang hadir dengan membawa 'luka' setelah kalah di Grand Final ELEAGUE Major 2018, saat menghadapi Cloud9.

Performa apik FaZe Clan selama 3 bulan terakhir tentu membuat gentar setiap lawan yang mereka hadapi. FaZe Clan terkenal dengan permainan yang stabil di setiap ajang yang mereka ikuti. Skuad FaZe Clan sendiri bagaikan tim bertabur bintang. Pengalaman pemain veteran olofmeister + Guardian, serta bintang baru NiKo bersama rain dipadukan sempurna berkat leadership karrigan.

TyLoo bukannya tanpa harapan dalam pertandingan pembuka Starseries i-League Season 4. Meski ditinggal bondik di awal tahun, performa Tyloo sedang dalam kondisi menanjak. Hal ini tak lepas dari performa gemilang 'new rising star' Asia, Hansel 'BnTeT' Ferdinand yang penampilannya terus menanjak dan kerap kali menjadi momok bagi tim lawan. Captain Mo pun memegang andil cukup besar dengan taktik dan pengalamannya dalam scene kompetisi CS:GO. Kehadiran xcurrate menjadi amunisi tambahan bagi Tyloo saat menghadapi gempuran FaZe Clan.

BnTeT vs Niko
Meski terbilang masih muda (22 tahun), BnTeT tergolong pemain veteran di scene Counter Strike Indonesia. Namanya terangkat ketika ditarik bergabung ke NxL di pertengahan tahun 2016. Performanya yang menggila membuat Recca Esports, yang saat itu berambisi menjadi tim terkuat di Indonesia, kepincut untuk menariknya di akhir tahun 2016.

Tampil dominan di hampir setiap pertandingan internasional Recca Esports, membuat TyLoo, yang notabene tim terbaik Asia, merekrutnya pada Maret 2017. Seolah tidak gentar dan butuh waktu lama untuk adaptasi, BnTeT dengan aim dan gameplay yang mengagumkan langsung menjadi pemain kunci dan merebut hati fans.

Tanpa mengecilkan peran pemain lain, penampilan Nikola 'NiKo' Kovač terlihat dominan dalam tim FaZe Clan. Pemain berusia 20 tahun asal Bosnia ini meroket namanya setelah tampil gemilang bersama tim mousesports. Hal inilah yang memicu FaZe Clan untuk merekrutnya di awal tahun 2017. Peran Niko sendiri dalam FaZe Clan tidak jauh berbeda dengan BnTeT di TyLoo. Dengan aim dan reflek luar biasa, keduanya menjadi andalan dalam membongkar tembok pertahanan musuh.


Event resmi pertama BnTeT bersama xcurrate ini tentu akan menyita perhatian bukan hanya fans TyLoo di negeri tirai bambu, namun juga penggemar keduanya di Indonesia. Meski tidak menggunakan sistem gugur, namun kemenangan akan memuluskan langkah mereka mengarungi ajang Starseries i-League Season 4.

Simak kelanjutan perjuangan BnTeT-xcurrate dalam event Starseries I-League Season 4 hanya di eSports.ID!