Smartfren

Kalah Karena Ping? TyLoo Relakan Tiket ESL One Cologne

Rendy Lim
28/05/2018 11:29 WIB
Kalah Karena Ping? TyLoo Relakan Tiket ESL One Cologne
ESL One Cologne Asia Closed Qualifier

Sukses merangkak naik dari lower bracket, B.O.O.T-d[S] mengalahkan VG.Flash dan kembali melawan TyLoo dibabak final. Pada game yang berlangsung dalam format best-of five tersebut, TyLoo mendapatkan advantage satu poin sebagai pemenang dari upper bracket. Berkaca dari kemenangan TyLoo melawan B.O.O.T-d[S] saat di main bracket, tampaknya kemenangan akan berpihak pada TyLoo, namun takdir berkata lain...

Inferno yang dipilih oleh TyLoo sebagai map pertama tidak memberikan hasil yang diharapkan oleh tim ini. B.O.O.T-d[S] bermain dengan mulus di map pertama grand final dengan mengungguli TyLoo 7-0 pada first half. Meskipun TyLoo berhasil mendapatkan poin pertama mereka pada round 8, BnTeT cs seolah tidak mendapatkan momentum mereka dan harus merelakan map pertama ini dimenangkan oleh B.O.O.T-d[S] dengan skor tragis 16-1.

Anthony 'ImpressioN' Lim

Pada map kedua Dust, TyLoo mulai menunjukkan keunggulan mereka dengan memimpin 4-0 pada first halfB.O.O.T-d[S] mengejar ketertinggalan mereka dan berhasil membuat mereka unggul 8-7 pada first half. Second half dimulai dengan B.O.O.T-d[S] yang mengamankan dua poin pertama. Hal tersebut tidak berlangsung lama saat DD dan BnTeT mulai menghujani B.O.O.T-d[S] dengan peluru saat berada di T-side, membuat mereka mendominasi second half dan menang di map kedua ini dengan skor 16-12. 

Persaingan ketat kembali terjadi di map ketiga Mirage. TyLoo tampil cukup agresif pada first half dan memberikan keunggulan bagi mereka dengan skor 10-5. B.O.O.T-d[S] mengejar ketertinggalannya pada second half dengan menang pada round ke-16 hingga 23. TyLoo yang sempat mengejar poin pada second half harus merasakan overtime. Sayangnya pada babak overtime, B.O.O.T-d[S] berhasil mengungguli TyLoo dan memenagkan map ketiga ini dengan skor 17-19.  

Skor 2-2 membuat kedua tim ini harus bertanding di map ketiga Cache. Mirip dengan kejadian pada map pertama, pada map penentuan ini, TyLoo tampak tak berkutik melawan B.O.O.T-d[S] . First half berlangsung mulus bagi B.O.O.T-d[S] yang memimpin 8-0 sebelum TyLoo mendapatkan poin pertama mereka. Kesempatan untuk merebut poin bagi TyLoo memang tidak banyak membuat mereka harus pasrah dengan skor first half 12-3.

Memasuki second half, TyLoo yang tidak mampu berbuat apa-apa membuat B.O.O.T-d[S] dengan cepat mengakhiri game keempat tersebut. Tim asal Singapura ini berhasil menutup kemenangan mereka dengan skor apik 16-3 dan Tommy mendapatkan most kill mencapai 20 di map terakhir ini. Kemenangan ini memberikan B.O.O.T-d[S] slot untuk bertanding di main event ESL One Cologne

Mengusut performa yang sangat buruk dari TyLoo yang mengakibatkan kekalahan mereka di game final ini, tampaknya diakibatkan oleh kesalahan teknis. Komentar-komentar yang bermunculan pada artikel kemenangan B.O.O.T-d[S] di hltv.org menuliskan alasan kekalahan BnTeT cs adalah karena tingginya ping saat mereka bertanding.

Pertandingan final tersebut dimainkan pada server Singapura sedangkan pemain-pemain TyLoo bermain di server China membuat mereka bermain pada kisaran 75-90 ping. Tentu dalam ping seperti itu sangat sulit bagi pemain TyLoo untuk memposisikan diri dan merespon serangan dari lawan.  Meskipun begitu, belum ada tanggapan resmi dari B.O.O.T-d[S] mengenai isu ini. Bagaimana menurut pendapat kamu sobat eSports?