Esports.ID

Kena Diskualifikasi, Pemain CS:GO Ini 'Pamer' Cheat

Rendy Lim
29/11/2018 15:20 WIB
Kena Diskualifikasi, Pemain CS:GO Ini 'Pamer' Cheat
CS:GO

Setelah kena diskualifikasi dari sebuah turnamen, pemain CS:GO yang ketahuan menggunakan cheat dengan pongahnya memposting beberapa gambar dari perangkat PC yang telah dia modifikasi agar dapat menembus sistem Valve Anti-Cheat (VAC) via Twitter.

ra1f, mengunggah foto komputernya yang menggunakan PCI Express Lane screamer, sebagai komponen utama untuk membantunya sebagai cheater, dengan dua komputer agar dapat melakukan bypass terhadap anti-cheat client milik Valve, sehingga bisa mengetahui posisi lawannya di dalam game. 

Selain ra1f, dua pemain lain di timnya, Amadeuz dan 1Tap, juga akhirnya 'ditendang' dari ESEA Advance Match, turnamen yang memiliki dua level di bawah ESL Pro League. Ketiga akun mereka pun kemudian langsung kena ban hingga tahun 2020, seperti yang tertulis pada akun ESEA masing-masing. 

ESEA, selain memberikan sanksi kepada para cheater tersebut, juga memaparkan proses penggunaan cheat yang mereka lakukan, serta memberi peringatan kepada para pengguna cheat lainnya agar tidak menganggap bahwa mereka tidak akan terdeteksi. 

Proses tersebut dideskripsikan seperti bagan di atas. Pertama, cheater akan menggunakan dua PC, yang mana satu untuk menjalankan game sementara satu lagi guna melaksanakan serangan mereka. PC yang digunakan  untuk bermain akan tersambung dengan sebuah DMA (Direct Memory Access), kemudian antara DMA dan kedua PC tersebut, baik yang untuk bermain maupun guna menyerang harus terhubung dengan kabel USB. 

PC yang digunakan untuk menyerang akan mengumpulkan data dan memory dari PC satunya, lalu mengirim informasi melalui alat Raspberry Pi, yang mana akan menampilkan lokasi dari lawan dalam game. 


Menurut ra1f, dia merakit alat cheat tersebut dengan dana sekitar 400 Euro, dan parahnya dia mengaku tidak menyesal telah melakukan kecurangan sembari mengklaim bahwa ada beberapa player yang menggunakan cheat sejenis namun tidak di-banned oleh ESEA. 

Benar atau tidaknya klaim ra1f terhadap ESEA, tapi sebagai gamer dan fans esports sejati, adalah pantang untuk menggunakan cheat, bukan begitu Sobat Esports?