Esports.ID

Fnatic 'Pulangkan' Flusha dan Golden ke Divisi CS:GO

Rendy Lim
17/09/2019 15:41 WIB
Fnatic 'Pulangkan' Flusha dan Golden ke Divisi CS:GO
Keduanya Bawa Fnatic Juarai IEM Katowice & WESG Finals 2018

Fnatic baru saja melengkapi roster divisi CS:GO mereka setelah post major shuffle dengan mengembalikan dua mantan pemain mereka. Kedua pemain tersebut adalah Robin “flusha” Rönnquist dan Maikil “Golden” Selim

Baik, Golden dan Flusha merupakan bagian dari roster Fnatic saat mereka berhasil menjuarai IEM Katowice dan WESG Finals pada Maret 2018 silam. Line-up roster tersebut juga dahulunya diperkuat oleh Jonas “Lekr0” Olofson yang saat ini tengah berada di tim Ninja in Pyjamas (NiP)

Fnatic mengambil keputusan untuk menaruh Golden di posisi bench setelah menang dua turnamen tersebut, sementara Flusha memilih untuk meninggalkan organisasi ini pada bulan September 2018. Fnatic kemudian hanya berhasil memperoleh satu LAN tournament setelah menggantikan Golden dan Flusha, yakni pada PLG Grand Slam, Desember 2018. 

Baru-baru ini, Golden bermain sebagai stand-in untuk NiP di StarLadder Berlin Major, sementara Flusha memilih untuk rehat dari scene kompetitif. Fnatic yang tidak lolos ke major tersebut langsung mengganti komposisi roster mereka, menaruh Richard “Xizt” Landström dan Simon “twist” Eliasson ke posisi bench.

Melalui website Fnatic, Golden mengungkapkan rasa senangnya dapat kembali menjadi IGL dalam tim yang menjadi awal karirnya, kembali memimpin dengan pengalaman dan pengetahuan yang didapatkannya setahun belakangan ini.

Flusha, di sisi lain, mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan refleksi untuk hal-hal negatif dan positif yang ditunjukkan selama karir profesionalnya. Saat ini, Flusha mengatakan bahwa dirinya akan lebih fokus kepada hal yang pernah membuatnya menjadi salah satu pemain terbaik di dunia.

Mampukah Golden dan Flusha kembalikan masa jaya Fnatic?

Roster baru Fnatic ini akan langsung berlaga di ECS Season 8! Bagaimana pendapatmu Sobat Esports, apakah Golden dan Flusha dapat mengembalikan masa jaya Fnatic?