Esports.ID

Tembus TI9, Forward Gaming Malah Gulung Tikar!

Meneketehe
22/07/2019 11:57 WIB
Tembus TI9, Forward Gaming Malah Gulung Tikar!
CEO Ungkap Penyesalan, Skuad Terombang-ambing!

Nasib dan takdir memang sulit ditebak! Ada tim yang berusaha setengah mati tapi tetap gagal lolos ke The International. Tim Forward Gaming yang sudah lolos kualifikasi panjang nan melelahkan malah harus gulung tikar!

Kurang dari sebulan lagi jelang perhelatan kompetisi puncak tim-tim dan pemain pro DOTA 2 di Shanghai, Agustus nanti, tim perwakilan regional Amerika Utara (NA) ini umumkan penutupan organisasi yang menaungi Forward Gaming.

Sebagaimana disampaikan sang CEO & Co-Founder, David Dashtoyan, via TwitLonger. "Hal yang sulit untuk menutup suatu perusahaan. Lebih menyakitkan lagi bila perusahaan itu kamu yang dirikan," kata-kata pembuka di postingan curhatan David yang ungkap rasa penyesalan, serta kronologi dan alasan penutupan organisasi Forward Gaming.


Foto dari Epicenter

Alasan utamanya adalah krisis keuangan perusahaan yang membuat mereka tidak mampu melunasi gaji pemain per bulan Juli ini, dan ke depannya. Termasuk bonus hadiah turnamen sebagai hak pemain yang sebagian besar telah digunakan untuk membayar gaji di bulan Juni sebelumnya.

Faktanya, Forward Gaming sendiri terbentuk di bulan September silam, dengan mencaplok pemain-pemain asal J.Storm. Setelah hasil yang pas-pasan di rangkaian DPC Circuit, tim pun menyusun formasi baru dengan memasukkan CCnC dan Sneyking, sebagai pengganti UNiVeRsE dan SVG di roster intinya.

Hanya bercokol di posisi ke-16 di klasemen akhir DPC Circuit, Forward Gaming pun bergerilya tembus kualifikasi regional. Kini, dengan gulung tikarnya perusahaan, maka para pemain akan terus bertanding tanpa terima gaji selama TI berlangsung.

David menjelaskan bahwa masalah keuangan yang menimpa Forward Gaming telah disampaikan ke seluruh pemain sejak bulan lalu, dan ada kemungkinan perusahaan akan gulung tikar setelah ikuti turnamen Epicenter Major. Namun, kemudian diundur hingga kualifikasi TI berakhir, dengan harapan kondisi keuangan akan membaik.


Foto dari Epicenter

Alhasil, meski perusahaan yang menaungi mereka telah gulung tikar, namun YawaR, CCnC, Sneyking, MSS, pieliedie, dan pelatih Aui_200 masih bisa tampil di TI9 dan berpeluang rajut 'Cinderella Story' terbaru di ajang The International DOTA 2 nanti.

Berkaca dari perjalanan 'penuh drama' tim OG di TI sebelumnya, mungkinkah ini momen bagi ex-Forward Gaming untuk merengkuh trofi juara, sekaligus memutarbalikkan kisah kehidupan para anggotanya?