Esports.ID

Mengejutkan, OG Tidak Ikut Kualifikasi DreamLeague Leipzing Major!

Galahad
28/11/2019 11:55 WIB
Mengejutkan, OG Tidak Ikut Kualifikasi DreamLeague Leipzing Major!
OG Lebih Memilih Berangkatkan 'Tim Kedua'-nya yang Baru Terbentuk

Tinggal beberapa jam lagi, kualifikasi terbuka DreamLeague Leipzig Major, yang merupakan turnamen major kedua dari rangkaian DOTA 2 Pro Circuit, akan dimulai. Namun kejutan menarik datang dari juara The International 2018 dan 2019, OG. Mereka lagi-lagi memutuskan untuk melewatkan kualifikasi major kedua. Sebelumnya, mereka juga mangkir dari kualifikasi major pertama yaitu MDL Chengdu Major.

Menariknya, OG justru mengumumkan pembentukan tim kedua yang diberi nama OG Seed. Bermaterikan pemain yang sebelumnya bergabung dalam tim bernama 4 Euros 1 Murica, sebelum kini tim pelapis skuad utama OG. Berikut adalah para pemain dari OG Seed:

  • Rasmus "Chessie" Blomdin
  • Omar "Madara" Dabachach
  • Andreas "Xibbe" Ragnemalm
  • Zakari "Zfreek" Freedman
  • Petu "Peksu" Vaatainen

OG Seed, tim kedua bentukan OG Sumber: Wykrhm Reddy

OG Seed dipilih dari para pemain yang telah membentuk tim, namun masih belum mendapatkan prestasi yang memuaskan. Menurut website OG, mereka akan membantu tim ini bisa mencapai impian mereka untuk raih prestasi sampai major ketiga Dota 2 Pro Circuit (ESL One Los Angeles 2020) yang diadakan Maret 2020.

Para pemain OG Seed merupakan pemain-pemain yang berpengalaman di sejumlah tim ternama. Chessie pernah bermain di compLexity Gaming dan The Final Tribe. Namun prestasi terbesarnya diraih saat Shanghai Major 2016, dengan meraih peringkat 5-6.

Madara sebelumnya dikenal sebagai pemain Ad Finem, tim yang sukses meraih juara kedua Boston Major 2016. Sempat menjadi pemain cadangan di Alliance, dia akhirnya kembali ke Ad Finem dan sukses lolos ke DOTA Summit 11. Sayangnya, raihan buruk di turnamen membuat dirinya memilih keluar dari tim tersebut.

Sedangkan Xibbe yang berposisi sebagai offlaner, pernah bermain di The Final Tribe bersama Chessie. Saat itu, mereka nyaris membawa tim ini lolos ke TI9, namun harus kandas saat menghadapi Chaos Esports Club.  Zfreek dikenal sebagai pemain compLexity Gaming sejak 2014 sampai akhirnya memutuskan untuk istirahat dari kompetitif sejak Agustus 2019. Terakhir, ada Peksu yang berposisi sebagai support. Dia pernah bermain di Vega Squadron dan Team Singularity.

Langkah OG Seed di kualifikasi tentu tidaklah mudah mengingat mereka akan menghadapi tim-tim ternama di kualifikasi seperti Team Secret dan Nigma Esports yang sama-sama harus memulai dari kualifikasi terbuka. Akankah kesuksesan OG menjuarai TI dua musim berturut-turut juga menular ke OG Seed dan lolos major?