Esports.ID

Sagano Juara AFGC 2018, Tiga Wakil Indonesia Gagal Capai Harapan

MalZaHar
16/07/2018 17:45 WIB
Sagano Juara AFGC 2018, Tiga Wakil Indonesia Gagal Capai Harapan
Eggsy Cs Tak Mampu 'Bangkit' dari Lower Bracket

Akhir pekan kemarin (15/7), sekaligus memeriahkan suasana perhelatan Piala Dunia 2018 yang mencapai puncaknya malam itu, para gamer pro FIFA 18 terbaik se-Asia juga saling bersaing ketat dan beradu skill dalam ajang Asian Football Gaming Championship!

Ada 24 pemain FIFA 18 sebagai perwakilan dari 14 negara di Asia, baik itu yang melalui fase kualifikasi maupun menerima direct invites. Di antaranya, terdapat tiga nama pemain asal Indonesia yang turut meramaikan AFGC 2018, di penyelenggaraan kelimanya tersebut, yakni Ega 'Eggsy' Rahmaditya (RRQ), Andie Wong (EVOS), dan Angga Pamungkas (The Prime).

Berlangsung di Marina Square, Singapura, 13-15 Juli 2018, turnamen ini memperebutkan total hadiah senilai US$2.5000. Pada fase Group Stage, semua pemain akan dibagi ke dalam 8 grup yang beranggotakan tiga pemain. Menggunakan sistem Home & Away, pemain harus dua kali menghadapi lawan sama sebelum menentukan dua peringkat teratas untuk melaju ke fase playoff (16 besar).


Kemeriahan acara AFGC 2018, peserta dan pengunjung membaur

Sempat tampil menjanjikan pada fase Group Stage, ketiga wakil Indonesia berhasil menembus babak playoff, dengan Ega dan Angga menduduki peringkat dua di grup mereka masing-masing. Sementara Andie Wong yang meski kalah di partai pertamanya masih sanggup tuntaskan game tersisanya di Grup G untuk tampil sebagai pemuncak. Baik Ega maupun Angga sebenarnya memiliki nilai sama dengan pemain di atasnya, namun kalah agresivitas gol.

Sayangnya, di fase berikutnya, secara berturut-turut mereka tumbang di tangan lawan-lawannya. Ega takluk oleh Muhd. Syakir (0-2), kemudian disusul oleh Angga yang menyerah dari wakil Singapura lainnya, Syamil S. (0-2). Andie sempat lolos dari partai pertama dengan gusurkan Zameel Zihny (2-0), tapi di perempatfinal tersandung Amirul Afandi.



Bagan pertandingan AFGC 2018 (playoff)

Alhasil, ketiga pemain andalan Indonesia ini pun harus berjibaku di lower bracket. Ega masih mampu menembus halangan dari Ahmed Shakir (2-0), sebelum akhirnya gugur di tangan Fardeen Hussain (1-2). Baik Andie maupun Angga masih lebih beruntung bisa mencapai game ketiga namun tetap gigit jari melawan Fardeen dan Joel Chew, keduanya dengan skor 1-2.

Melalui perjalanan panjang dan puluhan game selama 3 hari beruntun, sosok pemain FIFA 18 asal Jepang, Subaru 'Mikey' Sugano, yang juga merupakan pemain penerima direct invite, akhirnya keluar sebagai Juara AFGC 2018! Di fase grup, Sugano sempat saling berbagi angka kemenangan dengan Ega di Grup B, dan ditekuk tipis oleh juara PLA 2018 dengan skor tipis 3-4. Keunikan lainnya dari pemain asal negeri Sakura ini adalah keengganan dirinya untuk memakai tim kesebelasan Brazil selama turnamen berlangsung, padahal hampir semua pemain lainnya pernah memakai tim Samba ini sedikitnya satu kali.


Subaru 'Mikey' Sagano (tengah) dikeliling peserta finalis AFGC 2018

Prestasi tim Indonesia tahun ini juga tidak secemerlang hasil AFGC tahun sebelumnya, ketika Andie Wong masih mengecap hasil runner-up, setelah tumbang di partai finalnya melawan Kartikeya dari India. Semoga di perhelatan tahun depan, atau ajang-ajang internasional lainnya, atlet FIFA 18 dari tanah air bisa lebih matang untuk mempersiapkan diri sehingga bisa meraih hasil lebih maksimal. Thanks Ega, Andie, dan Angga!