Esports.ID

Teror Fans, Pro Player LOL ini Diganjar Hukuman Berat

Rendy Lim
10/05/2019 14:15 WIB
Teror Fans, Pro Player LOL ini Diganjar Hukuman Berat
LOL LCK Hanwa Life Esports

Attitude adalah salah satu hal yang membedakan antara pemain professional dan gamer biasa. Memiliki sikap dan perilaku yang baik sangat dituntut untuk jalankan oleh setiap pemain, baik saat mereka tampil di depan publik ataupun dibelakang layar, karena dirinya merepresentasikan tim dan sponsor mereka. 

Namun tak jarang perbuatan atau sikap tidak terpuji dilakukan oleh para pemain professional ini dan masalah tersebut terungkap ke publik. Membuat mereka harus bisa mempertanggung jawabkan tindakan mereka dengan hukuman yang cukup berat. 

Kim “Moojin” Moo-jin

Pada tanggal 8 Mei kemarin, jungler dari tim LOL LCK, Hanwa Life EsportsKim “Moojin” Moo-jin mendapatkan hukuman denda sebesar 15 juta won ($12,800 USD) serta diharuskan melakukan pelayanan masyarakat selama 48 jam dikarenakan dirinya tertangkap melakukan ancaman kepada fans wanita dibawah umur. 

Berdasarkan laporan dari Inven GlobalMoojin menghubungi fans tersebut, memaksanya untuk bertemu, menyebarkan informasi rahasia tim, serta memberikan ancaman untuk melakukan tindak kekerasan kepada fans tersebut. 

Sebuah akun di Twitter bahkan menampilkan screenshots yang menunjukkan cuplikan percakapan Moojin dengan fans tersebut. Dalam screenshots tersebut, terlihat Moojin mengancam untuk menyiksa bahkan mengatakan akan membunuh fansnya. 

Hanwa Life Esports langsung mengambil tindakan atas kejadian ini dan memberikan hukuman kepada Moojin. Sayangnya meski termasuk pelanggaran yang berat, Moojin tidak dikeluarkan dari tim dan hanya dikenakan denda serta diminta untuk melakukan pelayanan masyarakat. Melalui postingan di Facebook Hanwa, Moojin menyatakan permintaan maaf kepada semua fans, menceritakan kronologi kejadian, serta berjanji bahwa ini tidak akan terjadi lagi di masa depan. 

Manajemen Hanwa juga turut menyesal atas kejadian ini dan menyatakan akan meningkatkan proses manajemen serta lebih mengedukasi para pemainnya sehingga kejadian seperti ini tidak terulang. 

Bagaimana pendapatmu sobat esports, apakah Moojin pantas untuk mendapatkan kesempatan kedua?