GoPay Campaign

FlyQuest Solo & TSM Doublelift, Dua Player 'Tertua' di LOL Worlds 2020

Rendy Lim
17/09/2020 18:13 WIB
FlyQuest Solo & TSM Doublelift, Dua Player 'Tertua' di LOL Worlds 2020
Apakah mereka masih bisa tampil garang tahun ini?

Saat orang lain kebanyakan fokus pada talenta muda yang tampil di gelaran League of Legends World Championship, masih cukup banyak pemain veteran ikut berkompetisi memperebutkan Summoner's Cup tahun ini. Dua pemain dengan usia tertua yang akan terbang ke Shanghai adalah top laner FlyQuest, Colin 'Solo' Earnest dan AD Carry TSM Doublelift. 

Baik Solo dan Doublelift sudah menginjak usia 27 tahun dan  merupakan pemain veteran di timnya masing-masing. Mereka juga memiliki statistik permainan yang memukau di LCS Summer Split 2020, berkontribusi besar dalam performa tim.

FlyQuest, Colin 'Solo' Earnest

FlyQuest punya rekor yang bagus tahun ini. Dua kali secara beruntun mencapai babak final LCS, meski harus gagal mengangkat trofi saat melawan Cloud9 di Spring Split dan TSM di Summer Split. 

Solo tidak berada di tim sejak awal season 2020 dan pertama kali debut di starting lineup, menggantikan V1per diakhir Spring Split. Kontribusinya membawa FlyQuest menuju playoff memberikannya posisi tetap di roster. Pada split kemarin, Solo mencetak KDA kedua tertinggi dari semua top laner, termasuk 119 assists, dan statistik early game menakjubkan lainnya. 

TSM Doublelift

Sementara itu, Doublelift membantu TSM merebut kembali juara LCS pada Summer Split. Roster TSM punya banyak masalah sepanjang season, bahkan ditumbangkan oleh Golden Guardians pada ronde pertama playoff. Veteran ADC ini memang tak mencetak performa papan atas, namun tetap berkontribusi menaklukkan FlyQuest di pertandingan akhir. 

Ini merupakan tahun pertama Solo di World Championship. Sementara bagi Doublelift, Worlds 2020 adalah kejuaraan dunia keenam sepanjang karir profesionalnya. Dia selalu ikut berlaga di Worlds sejak tahun 2015, namun tidak dapat lolos dari group stage. Akankah ini jadi tahun bagi TSM dan Doublelift untuk tembus ke knockout stage LOL World Championship? Bagaimana pendapatmu Sobat Esports?