Esports.ID

Taklukkan 'Teman' Satu Negara, Aether Main Sang Jawara MSC 2018

Rendy Lim
30/07/2018 01:47 WIB
Taklukkan 'Teman' Satu Negara, Aether Main Sang Jawara MSC 2018
MSC 2018

Grand final MSC 2018 berlangsung antara dua tim asal Filipina, Digital Devils Professional Gaming dan Aether Main. Kedua tim ini berhasil maju ke babak grand final setelah mengalahkan dua tim asal Indonesia yakni Aerowolf dan RRQ

Meskipun tanpa adanya tim Indonesia yang berhasil lolos ke babak grand final, pertandingan ini berlangsung cukup meriah dengan sorakan dan ketegangan yang terlihat dari riuh rendah suara dukungan para penonton. 

Berlangsung dengan BO5, first blood untuk game pertama diamankan oleh Yuji dengan Harley-nya pada akhir menit pertama. Turtle pertama kemudian didapatkan setelah empat pemain Aether melanjutkan serangannya tersebut. Fokus dengan objektif, Aether terus melakukan push ke tower DD Pro Gaming dan menghancurkan tiga towernya pada menit ke-6. Damage Yuji yang sudah tak terbendung, secara ganas membantai satu per satu pemain DD Pro Gaming untuk mengakhiri game pertama pada menit ke-10.

Game kedua dimulai dengan kedua tim saling tukar poin, di mana Aether mendapatkan first kill dan DD Pro Gaming memperoleh turtle pertama. Setelahnya, Yuji langsung menggebrak dengan triple kill di bottom lane dann sejak itu game pun mulai tampak timpang dengan Aether yang mendominasi game kedua ini.

Perbedaan network 8k sampai menit ke-8 membuat peluang DD Pro Gaming untuk mengembalikan keadaan semakin kecil. Bahkan tidak sampai menunggu lama, tim Aether Main mengamankan poin keduanya di grand final ini pada menit ke-11. 

Mencoba harapan untuk dapat mencuri satu poin pada game ketiga dan tidak ingin membiarkan Aether menang dengan skor mutlak, apa mau dikata ternyata DD Pro Gaming malah harus mengubur kesempatan tersebut. Belangsung sangat agresif, game ketiga ini langsung dimulai dengan ganking dan saling kill oleh kedua tim di top lane. Sama layaknya dengan dua game sebelumnya, Aether Main fokus bermain objektif dan bawa mereka unggul baik dalam gold maupun tower. 

Invasi jungle yang dilakukan oleh Aether membuahkan hasil yang baik dengan menangkap Dysania dan Yakou, untuk melanjutkan momentum mereka. Ketika DD Pro Gaming sibuk menahan Lord yang melakukan push di top lane, anggota Aether yang lain memanfaatkan kesempatan tersebut untuk merebut middle tower. 

Tidak cukup untuk mengakhiri game ketiga, Lord kedua kembali dibunuh oleh Aether Main untuk membantu mereka mendapatkan kemenangan mereka. Fight yang terjadi di high ground tidak hanya berhasil hancurkan tower tersebut, namun juga membuat DD Pro Gaming semakin mundur. Kehilangan semua towernya, DD Pro Gaming harus mengakui kekalahannya dalam game ketiga, sekaligus pastikan Aether Main keluar sebagai juara MSC 2018

Selamat kepada Aether Main, meskipun berlangsung dengan BO5, namun Aether Main mampu membuat game ini terlihat timpang satu sisi, dan menjatuhkan DD Pro Gaming dengan skor 3-0, sehingga mereka menang mutlak tanpa adanya peralawanan dari 'teman' satu negaranya tersebut. 

Yuji - Aether Main, Best KDA, MVP 

Selain mendapatkan titel juara, salah satu anggota dari Aether Main, Yuji juga berhasil mendapatkan pengharggan best KDA dan Grand Final MVP. Yuji pun berhak kantongi tambahan hadiah dari kedua penghargaan tersebut sebesar 2000 USD

Sekali lagi, selamat untuk para juara MSC 2018, semoga dalam kesempatan selanjutnya, tim Indonesia mampu memberikan permainan yang lebih baik dan meraih juara. Tetap dukung tim Indonesia ya sobat eSports!