Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Penguasa Sejati el Clasico, RRQ Genggam Trophy MPL Season 2
Esports.ID
Mobile Legends

Penguasa Sejati el Clasico, RRQ Genggam Trophy MPL Season 2

MikeApalah - Senin, 19 November 2018
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Perjuangan "Sang Raja" Rex Regum Qeon (RRQ) merengkuh gelar Mobile Legends Professional (MPL) Season 2 terbayar sudah. Lewat permainan nyaris sempurna, Lemon Cs berhasil memukul telak musuh abadinya EVOS di Grand Final dengan skor 3 - 0. Kemenangan ini semakin memperpanjang rekor tak terkalahkan RRQ atas EVOS dalam pertandingan offline turnamen di Indonesia selama setahun terakhir.

The Grand Final
RRQ berhasil melangkah mulus ke babak Grand Final setelah berhasil menyingkirkan Aerowolf (2 - 1) dan EVOS (2 - 1) di upper bracket. Sedangkan EVOS yang dipaksa turun ke lower bracket, berhasil melenggang ke Grand Final usai melewati partai hidup-mati melawan ONIC yang berujung kemenangan bagi JessNoLimit Cs dengan skor 2-1.

Match 1
Kesalahan fatal membiarkan RRQ memilih hero-hero andalannya harus dibayar mahal kubu EVOS. Instinc dengan Chou-nya, Liam menggunakan Grock, dan Lancelot milik AyamJAGO gagal diimbangi Marsha (Akai), JessNoLimit (Martis), dan Kaja milik Oura. Belum lagi dua tusukan dari lane berbeda oleh Lemon (Alice) dan Tuturu (Harley) membuat strategi EVOS hancur total. Meski memiliki kill yang sama (5-5), selisih gold kedua tim di menit ke-6 sudah berbeda 6k untuk keunggulan RRQ yang bermain fokus objektif. Strategi RRQ memancing lawan dengan “fake lord” juga berhasil menipu tim EVOS sebanyak 3 kali. RRQ pun akhirnya menutup perlawan EVOS di menit ke-15 dan mengubah kedudukan menjadi 1 - 0.

Match 2
Berusaha bangkit dari kekalahan, EVOS mencoba mengambil 2 hero yang sebelumnya digunakan RRQ, yakni Chou (Marsha) dan Grock (iOS). Sayang Liam bermain dengan sempurna menggunakan Akai dengan pemakaian skill ultimatenya “Hurican Dance”. Tusukan dua jagoan RRQ, Lemon (Alice) dan Tuturu (Harley) semakin membuat permainan EVOS serba salah. Lemon Cs hanya membutuhkan waktu 9 menit untuk menghancurkan markas EVOS dan membuat RRQ selangkah lagi menggenggam gelar juara MPL Season 2.

Match 3
Seakan kehabisan akal setelah kalah di dua game awal, EVOS coba meredam permainan brutal tanker RRQ, Liam dengan memilih hero Akai (Marsha) dan Grock (iOS). Uniknya, Liam malah memilih Chou yang di-support oleh InstincT dengan Kaja. Beberapa kali gagal gangking, EVOS malah membuang-buang gold dan exp percuma. Strategi ini justru malah menguntungkan tim RRQ yang memang terkenal licin dan sulit untuk dibunuh. Sang Raja pun kembali membuktikan dominasinya dengan merebut game ketiga di menit 11 dan untuk pertama kali merebut gelar juara Mobile Legends Professional League!


Meski Gagal Juara, EVOS Tetap Tersenyum

Keberhasilan RRQ menjuarai MPL Season 2 tentu menjadi pencapaian yang pantas melihat penampilan mereka sepanjang playoff yang berlangsung di Surabaya 17 - 18 November 2018. Gelar juara MPL Season 2 semakin lengkap dengan keberhasilan AyamJAGO yang dinobatkan sebagai MVP Final MPL Season 2 berkat penampilan apiknya.

Baca Juga :

Demonkite Resmi Gabung RRQ, Mampukah Bangkitkan Sang Raja di MPL ID S18?

RRQ Hoshi Mulai Umumkan Roster MPL ID Season 18 Lewat Rise Above 2026, Ada Siapa Saja?

RRQ Gandeng Cargloss Hadirkan Helm Limited Edition Cuma 500 Unit, Segini Harganya!

AyamJAGO sukses merebut MVP Grand Finals

Rank & Prize
1st : Rex Regum Qeon $25.000 + $7.000
2nd : EVOS $12.000 + $4.500
3rd : ONIC $5.000 + $3.000
4th : Louvre $3.000 + $1.500
5th & 6th : Aerowolf dan Saints $1.500 + $1.000
7th & 8th : SFI dan Bigetron $1.000 + $500

Google
Tambahkan Esports.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Ditulis Oleh

MikeApalah

Michael Samuel adalah jurnalis dan editor yang telah berkecimpung di industri game, teknologi, dan esports Indonesia selama lebih dari 17 tahun. Berbekal pendidikan di Fakultas Akuntansi Universitas Nasional, saya menggabungkan kemampuan analisis dengan pengalaman panjang di dunia media digital. Sepanjang kariernya, Michael pernah menangani berbagai peran, mulai dari reporter, editor, marketing, business development, hingga Editor in Chief. Fokus utamanya adalah menghadirkan tulisan yang informatif, mendalam, dan mudah dipahami, khususnya seputar game, esports, teknologi, serta perkembangan industri digital.
Show More
Follow Me

Berita Terkait