IESF

Hari Pertama Piala Presiden Esports 2019, Meriah!

basittt
31/03/2019 12:47 WIB
Hari Pertama Piala Presiden Esports 2019, Meriah!
Piala Presiden Esports 2019

Hari pertama Piala Presiden Esports 2019 sukses terselenggara! Mempertemukan 16 tim dari berbagai jalur kualifikasi, benar-benar memberikan pertunjukkan yang tidak disangka-sangka sebelumnya. Pertemuan antara pro player dan perwakilan daerah, menuai pro-kontra terkait keberimbangan saat bracket dimunculkan. Meskipun demikian, pertandingan telah dijalankan dan tidak dapat berubah hingga malam nanti (31/3) saat puncak acara Piala Presiden Esports 2019 disiarkan secara langsung melalui GTV.

Buat kamu yang ketinggalan informasi di hari pertama, baca artikel ini sampai habis ya!

Giring Ganesha, sebagai Ketua Pelaksana Piala Presiden Esports 2019 membuka perhelatan ini dengan penuh semangat. Begitu antusias, dirinya menyambut ke-16 tim esports sebelum memulai pertandingan di hari pertama. "Tentunya kehadiran 16 tim esports untuk berkompetisi menjadi yang terbaik di Indonesia ini merupakan tonggak sejarah penting industri esports Indonesia. Harapan kami sebagai penyelenggara, tentunya agar para atlet esports ini nantinya dapat mengharumkan nama Indonesia dalam berbagai kompetisi baik nasional maupun internasional," ujar Giring.

"Pada acara Piala Presiden Esports 2019 ini, kita juga menunjukkan kepada dunia, bahwa kita sebagai gamer adalah orang-orang yang positif dan jauh dari kekerasan. Sangat jauh dari kekerasan!" tambahnya.

Menurut data yang Esports.ID dapatkan, sebanyak 4.537 tiket di hari pertama terjual. Hal tersebut lah yang membuat gemuruh dan teriakan demi teriakan mencuat di area Istora, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. Tak disangka-sangka, antusiasme penonton akan pertandingan esports di Indonesia semakin menjadi-jadi saja. Selain membuat tim penyelenggara dapat bernafas lega, hal ini juga berikan energi positif bagi para peserta yang bertanding.

PERTANDINGAN PEMBUKA BERAT SEBELAH

Usai dibuka oleh Giring Ganesha, ke-16 tim bertanding secara bergantian dengan sistem Best of Three (BO3) yang langsung mempertandingkan ONIC Esports melawan Cupu Team sebagai sajian pembuka. Sayangnya, Cupu Team masih terlampau jauh level permainannya dibandingkan dengan ONIC Esports yang saat ini sedang dalam performa terbaiknya di scene Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia. Alhasil, tak berlama-lama Cupu Team harus bertekuk lutut di hadapan ONIC Esports. Bahkan, saat diwawancarai, ONIC Esports merasa seperti bertanding biasa saja, tidak memberatkan mereka sama sekali.

"Sebelum menghadapi Cupu Team kita sama sekali tidak ada latihan khusus, ya latihan seperti biasa aja. Jika boleh berkata jujur, sebenarnya untuk tim-tim regional sih hampir tidak ada harapan ya. Masalahnya, waktu yang kami buang dan mereka buang sudah jelas berbeda. Jika dilihat dari perkembangan tim regional, kami harap ketika mengalami kekalahan atau apapun mereka dapat belajar. Karena harapanku tim yang dari regional juga bisa berkembang atau bahkan bisa jadi tim pro." ungkap ONIC Esports saat diwawancarai.

Hal tersebut juga disetujui oleh Cupu Team yang memang merasa keberatan dengan hasil bracket. "Saat tahu menghadapi ONIC Esports, kami cukup kaget. Tetapi mau bagaimana lagi, pertandingan tetap harus dilanjutkan. Hanya saja, persiapan selama kurang lebih 5 hari tidak cukup untuk bisa menumbangkan ONIC Esports. Memang hasil dari bracket cukup memberatkan tim regional, seharusnya tim profesional dan tim regional dibedakan bracket-nya, sehingga ada kesempatan untuk tim regional bisa bertanding di final." ungkap Cupu Team saat diwawancarai.

Namun, statement tersebut disanggah oleh Lemon dari PSG.RRQ yang merasa bracket-nya sudah cukup adil, "Menurut saya bracket-nya fair-fair aja kok, buktinya Cupu Team di kualifikasi pontianak bisa mengalahkan SFI Critical."

Memang jika berpatokan pada jam terbang dan prestasi, tim regional kalah jauh dengan tim profesional yang sudah melalang buana di scene MLBB. Namun, jika melihat hasil pertandingan di Piala Presiden Esports 2019, beberapa tim regional ternyata mampu membuktikan bahwa mereka bisa mengalahkan tim profesional, seperti Revo saat berhadapan dengan Alter Ego dan Humble.Team saat melawan Aerowolf.

Meskipun memang lebih banyak tim regional yang tumbang di awal selain Cupu Team, seperti Nazone Gaming, Starlest, ROC.Esports, Professional Esports dan Star8 Esports. Tim yang berhasil melaju ke babak 8 besar, mulai dari Onic Esports, Capcorn, SFI Critical, PSG.RRQ, Louvre.JG, Revo, Humble.Team dan EVOS Esports.

Lebih jelas, sobat esports bisa melihat pada bracket di bawah ini:

Selanjutnya babak 8 besar pertandingan berlangsung dengan sangat ketat, dimana Onic Esports menaklukkan Capcorn (2-1), PSG.RRQ berhasil mengalahkan SFI Critical (2-1) dan Revo harus rela dikalahkan Louvre.JG (1-2). Hanya EVOS Esports yang berhasil menang mulus (2-0) atas Humble.Team. Sehingga empat tim yang melaju ke babak semi final adalah Onic Esports, PSG.RRQ, Louvre.JG dan EVOS Esports.

Menurut kamu, siapa yang bakal jadi juara di Piala Presiden Esports 2019?