First Warriors

Tak Takut 'Ancaman', Bos Louvre Tambah Tuntutan ke Moonton

Rendy Lim
02/07/2019 15:45 WIB
Tak Takut 'Ancaman', Bos Louvre Tambah Tuntutan ke Moonton
Mobile Legends; Louvre Esports

Setelah petisi tuntutan dari Louvre sudah ditandatangani oleh lebih dari 35.000 orang, pihak Moonton pun angkat suara dan memberikan klarifikasinya melalui postingan di Facebook semalam (1/7). Dalam pernyataan tersebut, selain paparkan gambaran besar rencana pengembangan MPL untuk ke depannya, Moonton juga menyatakan akan menempuh jalur hukum untuk pihak-pihak yang melakukan pencemaran nama baik serta menyebarkan berita palsu.

Menanggapi pernyataan Moonton, Erick Herlangga selaku owner dari Louvre Esports, serta penggagas petisi langsung memberikan tanggapannya melalui Instagram Stories

Respon dingin oleh Erick Herlangga yang mempertanyakan tindakan Moonton untuk mengancam para pendukung petisi ke jalur hukum. Seperti yang dikatakan Bos Louvre ini dari awal, salah satu alasan kenapa dirinya mengagas petisi ini adalah untuk mementingkan prestasi atlet Indonesia dalam SEA Games yang akan berlangsung akhir tahun ini.

Selain itu, karena Moonton tidak merespon permintaan untuk bertemu dan berdiskusi, Erick Herlangga menambahkan tuntutannya kepada Moonton, terutama bagi para owner tim esports yang sudah terlanjur membayar uang muka untuk slot bertanding di MPL.

Tuntutan pertama adalah Moonton harus membayar uang jaminan sebesar 50% dari 140 milyar Rupiah di suatu bank agar nanti suatu ketika gim ini mati dan MPL hanya dilakukan 2 tahun sekali, maka owner berhak mengambil kembali uang mereka. Kedua, Erick Herlangga meminta Moonton mengganti cara pembayaran dari yang harusnya lunas sebelum MPL berlangsung, menjadi 5 tahun. Terakhir adalah menghapus pasal bunga jika owner terlambat membayar.

Seperti yang dikatakan Moonton pada pernyataan resmi sebelumnya, mereka akan memberikan penjelasan lebih lengkap tentang bagaimana alokasi dana 15 milyar Rupiah yang dibayarkan oleh para peserta MPL S4  pada saat konferensi pers pada tanggal 23 Juli 2019 nanti. 

Kita tunggu saja Sobat Esports, semoga akan ada jalan keluar yang bisa menguntungkan kedua belah pihak, setuju?