Esports.ID

Masih 'Zero Win', Serigala Aerowolf Kehilangan Taring?

Rendy Lim
27/09/2019 13:13 WIB
Masih 'Zero Win', Serigala Aerowolf Kehilangan Taring?
Tiga Minggu Tersisa, Menanti Kejutan Sang Runner-Up

Mobile Legends Pro League Indonesia Season 4 mulai masuk fase di penghujung regular season. Hanya tersisa tiga minggu bagi kedelapan tim peserta untuk mengumpulkan poin kemenangan dan mengamankan posisinya di klasemen. 

Di antara 8 tim tersebut, ada satu yang cukup menarik perhatian, yakni Genflix Aerowolf (GFLX). Tim ini bukan lagi pendatang baru dalam scene kompetitif Mobile Legends Indonesia, apalagi komposisi roster mereka yang kini dihuni deretan pemain mantan runner-up MPL S3, sehingga GFLX otomatis digadang sebagai salah satu tim unggulan pada musim kali ini. 

Roster utama GFLX berpadu dengan pemain Louvre Esports; Source: Id-mpl.com

Sayangnya, performa yang mereka tunjukkan pada babak regular season tak sesuai harapan para fans. Hingga akhir pekan kelima, tim ini belum mampu memperoleh satupun kemenangan, membuatnya terpuruk di ujung klasemen dengan skor 0-8 untuk match, dan 4-16 berdasarkan skor per game. 

Marsha, Kido, Watt, YoR, dan JeeL, adalah lima pemain yang ditetapkan oleh GFLX sebagai roster utama tim, dan mantan pemain Louvre Esports yang dicap sebagai rival utama ONIC Esports, sang penguasa berbagai turnamen besar Mobile Legends. Tapi, mereka seakan tak dapat tampil seganas di gelaran MPL S3, Piala Presiden Esports, maupun kala berjuang di MSC 2019.

Genflix Aerowolf mengawali MPL Season 4 dengan kekalahan saat melawan AURA, tim yang mayoritas berisi pemain-pemain baru serta merupakan pendatang baru di ajang MPL ini. Kekalahan kedua GFLX pada minggu perdananya selanjutnya di tangan ONIC Esports. 

Setelah itu, rentetan kekalahan terus dialami oleh tim yang sempat diperkuat pemain-pemain peraih gelar MPL S1. GFLX harus mengakui kekuatan EVOS (2-0), lalu didominasi Geek Fam (2-0), tim yang mengakuisisi mantan roster SFI Critical, serta kalah lawan RRQ dan Bigetron dengan skor (2-1). Selanjutnya, pada pekan keempat dan kelima, GFLX juga dua kali dibantai oleh Alter Ego yang menumbangkan mereka dengan skor 2-0 dan 2-1.

Pekan lalu, GFLX kalah melawan Alter Ego dengan skor 2-1

Meski masih tersisa tiga minggu sebelum regular season berakhir, namun catatan hasil pertandingan GFLX melawan tim-tim lainnya bisa cukup menggambarkan hasil akhir mereka di babak regular. Show Director dan Stats Manager MPL Season 4Pratama “Yota” Indraputra mengatakan GFLX cukup baik di early game, namun kesalahan yang diperbuat pada mid-game kerap kali menjadi penyebab kekalahan mereka. 

Selain itu, Yota juga berpendapat bahwa tim-tim lain di MPL S4 berhasil menaikkan kualitas permainannya, sementara GFLX masih berada pada level yang sama. Hal ini yang diduga pula menjadi kurang maksimalnya performa GFLX di babak regular season, meski berhadapan dengan tim-tim pesaing lawas. 

Klasemen sementara MPL S4; Source: id-mpl.com

Di pekan keenam ini, GFLX akan kembali menantang Bigetron lalu menjajal EVOS Esports. Total ada enam pertandingan tersisa bagi GFLX sebelum fase ini berakhir. Bagaimana pendapatmu Sobat Esports, apakah Kido dkk dapat memberikan kejutan di penghujung regular season?