GoPay Campaign

Tumpah Darah RRQ Hoshi Pertahankan Gelar MPL Season 6 dari Alter Ego!

Billy Rifki
18/10/2020 23:34 WIB
Tumpah Darah RRQ Hoshi Pertahankan Gelar MPL Season 6 dari Alter Ego!
YouTube, Instagram

Final MPL Season 6 telah berakhir! Laga paling ditunggu-tunggu setelah 2 bulan lebih melangsungkan pertarungan mengerucut pada pertaruhan RRQ Hoshi dan Alter Ego.

RRQ alias Raja segala raja punya misi mempertahankan gelar MPL. Sedangkan Alter Ego termotivasi memenangkan trofi MPL pertama mereka. RRQ sampai tumpah darah demi mengalahkan Alter Ego yang nyaris mencuri trofi mereka.

Bagaimana berlangsungnya laga final MPL Season 6?

MATCH 1

Proses drafting sejatinya sangat menguntungkan RRQ Hoshi. Bagaimana tidak, mereka mendapatkan Chou, Ling, Roger, Khaleed sampai Kagura andalan Lemon. Seperti kita tahu, R7 dan Alberttt punya reputasi sangat mengerikan saat memakai Chou dan Ling.

Tapi AE bisa meredam kekuatan tersebut berkat sidelane yang kuat macam Yu Zhong dan Barath. Permainan efektif dan brilian dari LeoMurphy dan Udil menyelamatkan banyak momen serta menciptakan ruang penting untuk Celiboy farming bebas.

Dominasi AE tak pernah kendur, melahap turret demi turret dan jatah turtle sempurna. Mereka pun mengakhiri match bersama Lord Enhanced pertama sekaligus mengamankan 1 poin pertama di final.

MATCH 2

Sang Raja mungkin tertidur di match pertama, karena di kesempatan kedua semua pemain RRQ mengamuk. Tak butuh waktu panjang untuk duet Claude-Lancelot memporak-porandakan pertahanan Alter Ego.

Belum lagi Barath dan Eudora yang menjalankan tugasnya dengan baik, mematikan kekuatan sidelane AE sekaligus membasmi Ling Celiboy dari permainan.

MATCH 3

RRQ belum puas membantai Alter Ego, laga ketiga Ling Alberttt kembali tak terobati. Meski sudah coba ditangkal oleh AE menggunakan Jawhead, Ruby dan Pharsa, AE perlahan runtuh menahan gempuran pasukan Raja.

RRQ semakin di atas angin karena c.uma perlu satu kemenangan lagi untuk menjaga titel juara MPL mereka.

MATCH 4

Alter Ego menolak memasrahkan gelar juara untuk RRQ. Maungzy alias Ahmad patut diapresiasi lebih karena kinerjanya mengangkat moral tim lewat aksi Yu Zhong fenomenalnya. Tak cuma memenangkan lane, dia mematikan efektifitas XIN, melakukan zoning saat war dan memeberi damage signifikan dalam pertempuran Alter Ego.

Akibatnya, AE mampu mendominasi objektif meski upaya RRQ memainkan makro game dengan split push sebisa mungkin. Match kelimapun harus dilaksanakan untuk penentuan juara MPL Season 6.

MATCH 5

Match paling gila jadi sajian final MPL Season 6. Durasi panjang diwarnai pertahanan keras Alter Ego dari gempuran RRQ buat semua penonton tak bisa bergeming. Turret dan Lord semua dilibas RRQ, namun AE rela keringat darah untuk menjaga base mereka tetap kokoh.

Sampai AE punya kesempatan comeback, mereka sedikit lagi menguras darah struktur terakhir RRQ, sayangnya, Alberttt mampu solo defend dengan baik, me-wipe out semua pemain AE dan mengamankan Lord terakhir di menit ke-40.

RRQ Hoshi pun berhak atas trofi MPL ketiga mereka, menciptakan rekor sebagai tim dengan piala terbanyak dan sukses back to back champion.

Jangan bersedih Alter Ego, perjuangan kalian tetap layak jadi inspirasi bagi banyak pemain Mobile Legends untuk tidak menyerah sampai titik darah penghabisan.