Esports.ID

Lepas dari Yakuza, Atlet eSports Negeri Sakura Siap Bersaing Global

Rendy Lim
14/12/2017 10:59 WIB
Lepas dari Yakuza, Atlet eSports Negeri Sakura Siap Bersaing Global
Google Images

Sudah beberapa dekade lamanya, fans eSports di Jepang telah terbelenggu pasrah dengan adanya peraturan yang melarang mereka untuk menggelar sebuah turnamen. Akhirnya, di awal tahun 2018, Jepang bisa dengan lebih leluasa untuk berkecimpung dalam eSports. Alasannya karena peraturan super ketat perihal perjudian yang dikuasai oleh kelompok Yakuza telah membungkam aktifitas eSports selama ini di negeri Matahari Terbit.

Pada tahun 1980-an kompetisi video game seperti poker ditayangkan dalam televisi dan menjadi pendapatan besar untuk Yakuza. Guna mencegah aksi illegal gambling dari Yakuza, peraturan diciptakan untuk mencegah hal tersebut terjadi. Akibatnya peraturan yang sangat ketat ini melarang diadakannya eSports tournament dan mencegah prize pool untuk mencapai angka tertentu.

Namun melalui laporan dari Japanese eSports Association (JeSPA), telah dilakukan upaya pencegahan dengan mengubah peraturan tersebut. Langkah pertama adalah dengan menyediakan lisensi khusus bagi pemain pro untuk terbebas dari peraturan terkait perjudiaan dan membuat mereka bisa ‘hidup’ dari eSports. Harapannya setelah Jepang membuka jalur istimewa terhadap pro player, ini dapat menarik perhatian publik ke industri eSports dan menciptakan ekosistem yang kondusif.

Fokus dari Japan eSports Federation (JeSF) dalam usahanya mempromosikan dan membangun iklim eSports di Jepang memiliki beberapa fokus. Mulai dari membentuk peraturan dan pentingnya memiliki izin profesi yang menjadi hal terpenting dalam membentuk peraturan baru ini. Kemudian pada awal tahun depan, akan dibentuk 3 grup eSports disusul dengan diadakannya sejumlah turnamen game kedepannya.

Hingga saat ini, ada 5 game eSports yang sudah dapat mengajukan professional player permit di Jepang:

  • Winning Eleven 2018
  • Street Fighter V
  • Tekken 7
  • Puzzle & Dragons
  • Monster Strike

Dengan resminya Jepang untuk berpartisipasi dalam kancah eSports tentunya akan semakin memberikan kesempatan bagi atlet-atlet eSports dari negeri Sakura untuk kian berkembang. Terbuka pula peluang untuk Jepang mengadakan kompetisi eSports di negara mereka menurut titel game yang mungkin belum pernah dipertandingkan pada turnamen eSports sebelumnya seperti, Puzzle & Dragons.