Esports.ID

Ingin Saingi Steam, Tencent Rilis Ekspansi Global WeGame

Rendy Lim
10/07/2018 15:22 WIB
Ingin Saingi Steam, Tencent Rilis Ekspansi Global WeGame
WeGame Global Expansion

Surat kabar China, South China Morning Post mengabarkan bahwa perusahaan teknologi raksasa Tencent akan merilis versi global dari WeGame, PC gaming marketplace layaknya Steam yang kita kenal selama ini dengan pusatnya di Hong Kong. Tujuan dari ekspansi tersebut adalah untuk membawa game-game asal Cina untuk dapat juga dinikmati oleh para gamers di seluruh dunia. 

WeGame merupakan PC games distribution platform terbesar asal Cina, namun platform ini hanya memiliki sekitar 220 judul game dikarenakan peraturan yang ketat di Cina menyangkut proses persetujan serta sensor. 

Tampilan WeGame

Publisher game di Cina harus mengirimkan game mereka terlebih dahulu ke pemerintah untuk di-review sebelum dapat dijual secara lokal. Sayangnya, hal ini dapat memakan waktu hingga berbulan-bulan. Dengan dirilisnya international platform dari WeGame, diharapakan dapat mengurangi banyak batasan-batasan tersebut serta meningkatkan jumlah game yang bisa ditawarkan bagi para gamer secara global. 

Valve masuk China, Tencent ekspansi Global

Pada bulan lalu, Valve mengumumkan rencananya untuk memasukkan marketplace game mereka yakni Steam ke Cina melalui kerjasama dengan perusahaan hiburan konglomerat, Perfect World. Meskipun Steam China belum memiliki tanggal pasti untuk rilisnya, namun permintaan untuk layanan PC Gaming di Cina sudah mulai meningakat. 

Berdasarkan survei yang dilakukan Valve pada bulan Mei 2018, lebih dari seperempat pengguna Steam saat ini telah memilih Simplified Chinese sebagai bahasa mereka dalam U.S.- based client.  

Monster Hunter World (Worldwide: Steam, China: WeGame)

Ketika Steam membawa platform mereka ke Cina, versi terbaru dari WeGame milik Tencent akan menjadi saingan yang sulit. Di Cina sendiri, Tencent telah mengakuisisi banyak game yang terkenal, termasik PUBG yang telah memilik 36 juta pemain di Steam. Tencent bahkan telah membangun partnership dengan Ubisoft games untuk Rainbow Six Siege, serta berinvestasi untuk distribusi Fortnite untuk daratan Cina

Bagaimana menurut pendapat sobat eSports, apakah kamu akan mencoba menggunakan platform WeGame bila mereka nanti berniat ekspansi juga ke Indonesia?