Esports.ID

'Tawuran' Positif nan Memukau Para Pelajar SMA di HSL 2018

Billy
14/12/2018 15:31 WIB
'Tawuran' Positif nan Memukau Para Pelajar SMA di HSL 2018
Esports.ID

Waktu bersejarah bagi para pelajar dari SMK Telkom Makassar dan SMAN 7 Bandung pada hari Kamis kemarin (13/12), mereka berhasil menjuarai babak final JD.ID High School League 2018. SMK Telkom Makassar menjadi yang terbaik dari cabang Mobile Legends, sementara SMAN 7 Bandung menyudahi intrik All-Bandung-Final dengan mengalahkan SMAN 23 untuk game DOTA 2.

Dipadati hingga 2000-an muda-mudi SMA di BritAma Arena, Kelapa Gading, Jakarta, mereka menyaksikan pergulatan antara keempat sekolah yang diwarnai aksi jual beli serangan, comeback mengagumkan hingga adu skill layaknya pemain profesional.

Final Mobile Legends : Bang-Bang

Partai final berlangsung dengan format best-of three (Bo3), SMK Telkom Makassar agak lambat panas hingga menyerahkan game pertama bagi keunggulan SMA Kristen Petra 1. Di menit ke-6 saja mereka tertinggal 4000 gold lebih dengan skor 7-2. Pemilihan Gusion dan Helcurt dari pasukan SMA Kristen Petra 1 terbukti terlalu merepotkan bagi anak-anak Makassar untuk dikendalikan.

Beruntung mental juara mereka bisa terpanggil berkat dorongan dari guru pendamping yang setia menemani memotivasi sepanjang pertandingan. Pada game kedua dan ketiga pemain SMK Telkom Makassar sukses mewujudkan comeback dengan permainan yang lebih solid layaknya atlit esports profesional. Memanfaatkan kekuatan Harley dan memban Gusion untuk dua game berikutnya sukses meredam agresivitas anak-anak SMA Kristen Petra 1. Strategi ini berbuah mulus dengan keberhasilan merebut dua game tersisa sekaligus merengkuh gelar jawara High School League 2018 untuk game Mobile Legends. Meski masih sebatas game ekshibisi, gelar ini tentu mengangkat gengsi anak-anak Makassar di kancah esports tanah air.

Final DOTA 2

Hal serupa juga terjadi di DOTA 2, Ketika SMAN 7 Bandung yang digawangi oleh Rizki, Haikal, Agung, Rico dan Dekis sempat tertinggal melalui mengalami pertandingan paling ketat sepanjang perjalanan mereka di IHSL. Invoker yang jadi andalan kedua tim berhasil diamankan oleh SMAN 7, namun SMAN 23 Bandung yang beranggotakan Fajar, Maleakhi, Andi, Iqbal dan Dika mengcounternya dengan Anti-Mage yang terbukti membabi buta hingga akhir game pertama. Di tambah kerasnya Bristleback sebagai pelindung serangan bagi anak SMAN 23 yang tak mundur meski di keroyok empat hero sekaligus.

Harapan SMAN 7 Bandung hampir pupus di game kedua akibat ketidakberdayaan melawan kombo Terrorblade dan Arc Warden. Early game yang sejatinya bisa dikuasai cukup baik oleh SMAN 7 dengan agresi Slark melawan solo lane Axe, namun seiring berlalu bom waktu milik SMAN 23 siap meledak.

Beruntung respon dari tim SMAN 7 sangat tepat dengan membiarkan Slark mengumpulkan item lebih dulu dan mengunci support lawan dari belakang. Bahkan permainan brilian dari carry SMAN 7 ini memutarkablikan keadaan kala war terjadi di mid lane SMAN 7, mencuri tower lawan diam-diam bahkan membunuh Terroblade yang pulang terburu-buru karena kecolongan. Momen ini menjadi puncak kebangkitan SMAN 7 bahkan di tutup dengan rampage dari sang carry.

Game terakhir SMAN 7 memutuskan untuk tidak bermain-main dan menekan dari awal laga. Kombo andalan mereka Juggernaut-Magnus dipakai untuk melawan Chaos Knight, Timbersaw dan Tinker. Laning yang kuat dan unggul di ketiga lane mendekatkan SMAN 7 dengan tangga juara, menggemakan  hastag dari para pendungkungnya yang menuliskan #7UARA via streaming.

Tanpa perlawanan, kali ini SMAN 23 harus menelan kekalahan kedua mereka sepanjang kualifikasi sekaligus merelakan piala IHSL jatuh kepada tetangga dekat, SMAN 7 Bandung. Selamat kepada juara 1 dari cabang Mobile Legends dan DOTA 2 yakni SMK Telkom Makassar dan SMAN 7 Bandung mendapatkan hadiah 5 Esports PC dan beasiswa senilai 30 Juta Rupiah. Jangan bersedih bagi runner up dan juara ketiga yakni SMAN 23 Bandung dan SMA Marsudirini Bekasi (DOTA 2) & SMA Kristen Petra 1 dan SMA 1 Purwodadi (Mobile Legends).

Selanjutnya, HSL Season 1 akan memulai masa liga, dimana 20 tim peringkat teratas bakal masuk Seri A, sedangkan 16 tim selanjutnya bergabung di Seri B. Terus dukung sekolah dan pemain favorit kalian ya Sobat Esports!