IOC Beberkan Alasan 'Ketidakpastian' Esports di Olimpiade

Rendy Lim
11/12/2018 11:25 WIB
IOC Beberkan Alasan 'Ketidakpastian' Esports di Olimpiade
IOC

Sepertinya perdebatan antara yang pro dan kontra atas masuknya esports ke Olimpiade semakin mengusik. Tarik-ulur pendapat serta ragam diskusi yang digelar oleh komite IOC malah kian membingungkan, apakah ada titik terang atau suatu kepastian akan disertakannya esports ke pesta olahraga empat tahunan tersebut? 

Mulai dari syarat untuk menghilangkan unsur kekerasan dalam game esports yang diajukan oleh IOC agar bisa diikutsertakan dalam Olimpiade, lalu beragam alasan berbau keraguan dari IOC yang semakin membuat para gamer menjadi tidak yakin lagi esports akan dipertandingkan di Olimpiade. 

TGIF PUBG Mobile

IOC sebelumnya mengatakan bahwa perkembangan esports sulit untuk diterka. Mulai dari banyaknya pihak berkepentingan dalam scene esports serta perbedaan visi dan misi mereka, membuat potensi konflik yang semakin besar. Konsistensi akan kepopuleran esports juga dipertanyakan oleh IOC akibat perkembangan teknologi yang kemungkinan akan berubah jauh bahkan hilang menjadi salah satu alasan utama. 

Tidak hanya berhenti di sana, baru-baru ini dalam pertemuan IOC yang diadakan Sabtu lalu, para petinggi IOC menyatakan bahwa pembahasan masuknya esports sebagai cabang olahraga yang memperebutkan medali dalam Olimpiade masih terlalu dini, atau prematur

Mereka juga membeberkan faktor-faktor ketidakpastian dalam esports yang membuatnya sulit untuk dibawa ke Olimpiade, termasuk bentuk kompetisi game yang terlalu banyak jenisnya, serta tujuan keuntungannya, hingga permasalahan perkembangan teknologi yang pesat. Beberapa pihak dalam IOC juga berpendapat bahwa ada game-game esports yang tidak mencerminkan nilai Olimpiade, seperti menampilkan kekerasan. 

Namun pertanyaan tersebut mengecualikan game-game simulasi yang mencerminkan olahraga seperti FIFA milik EA Sports, serta adanya dukungan dan kerjasama antar federasi olahraga dari game-game tersebut. 

Sepertinya, masih terjadi tarik ulur yang cukup berat yah sobat esports untuk memutuskan apakah esports pantas untuk dijadikan ajang perebutan medali dalam Olimpiade. Sementara itu, sebelumnya esports sudah menjadi demonstration event dalam Asian Games 2018, dan selanjutnya juga akan dipertandingkan dalam SEA Games 2019. Bagaimana pendapat sobat Esports?