Esports.ID

Jepang Siap Pamer 'Kekuatan' Esports di Tahun 2019

MalZaHar
09/01/2019 09:05 WIB
Jepang Siap Pamer 'Kekuatan' Esports di Tahun 2019
Kikis Peraturan Lama, JeSU Gelar Turnamen Gim Berhadiah Besar!

Bila selama ini lebih banyak atlet esports dari genre gim fighting asal Jepang yang mampu berbicara banyak di kompetisi global, tahun depan sepertinya akan menjadi masa kebangkitan 'kekuatan' esports di negeri Sakura tersebut!

Setelah pembentukan dari Japan eSports Union (JeSU), sejak tahun lalu, pemerintahan di Jepang juga mulai berikrar untuk membangun scene esports untuk lebih berkembang. Dan hal tersebut telah dicanangkan oleh Yuriko Koike, Gubernur Tokyo, yang ungkap alokasi dana sebesar 50 juta Yen (atau hampir mendekati 6,5 milyar Rupiah) dari anggaran fiskal tahun 2019, untuk penyelenggaraan event esports berdurasi dua hari, sebagai upaya pemerintah mempromosikan gim dan dunia anime di kota Tokyo.

Jepang telah cukup dikenal aktif menelurkan bakat-bakat terbaik dari genre gim fighting, berkat maraknya pasar arcade dan pengaruh budaya kulturnya, namun tidak didukung infrastruktur serta landasan hukum yang kuat. Dengan adanya JeSU, maka kini pergeseran kegiatan esports lebih mampu menjangkau berbagai lokasi atau perfektur di Jepang, yang bertujuan bangun iklim kompetisi berjenjang serta berkesinambungan.

"Popularitas esports telah berkembang dari setahun lalu sampai tahun ini, dan kami akan mendorongnya agar sampai ke tahapan baru di tahun mendatang," ungkap Hideki Okamura, selaku Chairman JeSU. "Kami merasa dengan meningkatkan upaya pengenalan akan esports adalah salah satu langkah pendekatan ke International Olympic Committee, atau Japanese Olympic Committee."

Dengan adanya sinergi baik antara pihak organisasi penanggung jawab esports pada badan organisasi JeSU, dan pemerintah Jepang yang diwakili oleh pemda setempat di Tokyo, maka penyelenggaraan event esports di Jepang bakal kian terjamin dan berpotensi munculkan bakat-bakat serta semangat esports yang baru dari negeri Matahari Terbit ini.