Esports.ID

Jinakkan EG, Team Empire Juara Rainbow Six Pro League Season 9

MikeApalah
21/05/2019 12:11 WIB
Jinakkan EG, Team Empire Juara Rainbow Six Pro League Season 9
Empire Instagram

Team Empire berhasil menjadi juara di ajang Grand Final Pro League Season 9 Rainbow Six. Tim yang dikomandoi Artur “Sheppard” Ipatov mampu menumbangkan tim kuat asal Amerika, Evil Geniuses (EG) lewat pertarungan ketat 2-1 (5-7; 8-6 & 7-3). Empire pun dinobatkan sebagai tim terbaik di ajang Pro League Season 9 Rainbow Six yang digelar di Milan, Italia, 18 – 19 Mei 2019.

Perjalanan Empire menuju babak final tidaklah mudah. Usai menang 2-0 dari tim DarkZero Esports, tim asal Rusia ini harus menghadapi lawan berat Fnatic di babak semifinal. Sempat berbagi angka 1-1 di dua gim awal, Empire tampil kesetanan di partai penentuan dan melibas tim asal Australia tersebut dengan skor sempurna 7-0.


Peserta Pro League Season 9

Laga penentuan lawan EG berjalan dengan sengit. Duet nvK – Necrox yang tampil dalam performa terbaiknya di gim pertama gagal dibendung oleh Sheppard Cs. Gim pertama berhasil dimenangkan EG dengan skor 7-5 berkat permainan individu yang menakutkan dari nvK.

Tak ingin mengulang kegagalan di partai final ajang Six Invitational 2019 (kala itu Empire kalah 0-3 dari G2 Esports), Empire mengubah strategi jadi lebih agresif. Sempat tertinggal 2-4 di paruh pertandingan, Empire berhasil memaksa pertandingan ke babak OverTime (OT) setelah comeback merebut 3 ronde berturut-turut untuk menyamakan kedudukan menjadi 6-6. Empire akhirnya bias mengamankan 2 ronde terakhir sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.


Bracket Pertandingan source: Liquipedia

Empire semakin tak terbendung di gim ketiga. Bertanding di map Clubhouse, Empire menang mudah 7-3. Empire memenangkan hadiah sebesar $75.000 dan menambah koleksi trofi juara mereka

Indonesia sebenarnya mengirimkan wakilnya di ajang Pro League Season 9. Sayang, langkah tim Aerowolf harus terhenti di kualifikasi Asia Pasific (APAC) setelah kalah bersaing dari tim Fnatic dan PET Nora-Rengo. Glen “Lunarmetal” Suryasaputra dan kawan-kawan hanya menempati peringkat 4 di kualifikasi APAC.