First Warriors

Kominfo Suspend Videonya, Kimi Hime Mengadu ke Jokowi!

Rendy Lim
25/07/2019 11:07 WIB
Kominfo Suspend Videonya, Kimi Hime Mengadu ke Jokowi!
Kimi Hime

Tindakan pemblokiran (suspend) terhadap konten video milik Kimi Hime bermula dari laporan Asosiasi Pengawas Penyiaran Indonesia (APPI) kepada Komisi I DPR RI, pada rapat dengar pendapat (RDP) yang berlangsung tanggal 18 Juli 2019 lalu. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu, telah melakukan panggilan kepada Kimi Hime sejak hari Senin (22/7). Namun panggilan tersebut sepertinya tidak digubris dan berujung pada pemblokiran terhadap sejumlah konten video di kanal YouTube Kimi Hime

Source: Liputan6

Setelah melakukan profiling gunakan mesin pengais (crawling) milik Kominfo, tiga video di YouTube Kimi Hime terkena suspend karena masuk kategori vulgar dan melanggar norma kesusilaan. Tiga judul video tersebut: 

  • 'Strip Challenge! Mati 1 Kali = Buka Baju!'
  •  'Lagi Tegang, Eh Keluar Putih Putih!?'
  • 'Keasikan Bermain, Gadis Ini Mengeluarkan Cairan Lengket.'

Selain beberapa video tersebut yang terkena suspend, Kominfo juga meminta Google untuk menetapkan batasan umur kepada enam konten video Kimi Hime di YouTube. Kemkoninfo mengatakan bahwa seharusnya pembatasan usia dilakukan sendiri oleh pembuat konten. Sayangnya, di akun YouTube Kimi Hime, tidak ada satupun konten yang dibatasi usianya.


Merespon tindakan pemblokiran tersebut, Kimi Hime mengunggah video klarifikasi tentang pemberitaan dirinya yang jadi ramai belakangan ini. Dia ungkapkan bagaimana pemberitaan-pemberitaan di berbagai media itu dirasa mulai memojokkan dirinya, dan kebanyakan isi berita tersebut berlebihan dan melenceng dari fakta.

Selain itu, perihal alasan pemblokiran video yang diakibatkan oleh kehadiran konten asusila, Kimi Hime berdalih bahwa seluruh video yang diunggahnya di YouTube tidak pernah menampilkan atau mengucapkan konten-konten bermuatan asusila.

Terkait judul ataupun thumbnail yang kerap tak luput dari permasalahan ini, Kimi menjelaskan lebih lengkap judul tersebut dalam caption, sehingga mereka yang menganggap bahwa hal tersebut menuju pada muatan asusila adalah murni pemikiran subjektif. Saat ini, beberapa video di YouTube Kimi Hime memang tampak berubah, terutama untuk tampilan thumbnail yang kemungkinan desakan dari Kemkoninfo

Salah satu thumbnail video Kimi Hime yang di suspend oleh Kemkoninfo

Pada satu sisi, konten-konten yang memiliki judul dan thumbnail click bait memang merupakan salah satu cara agar bisa menarik perhatian para viewers. Namun, tidak dipungkiri bahwa pemikiran subjektif yang mengarah pada asusila memang kerap terjadi jika pengunaan kata-kata dan gambar pada video tersebut. 

Pendidikan dan pengawasan orang tua untuk konten yang dikonsumsi oleh anak-anaknya memang perlu mengingat mudahnya akses dan bebasnya informasi yang tersebar dalam kanal internet. Namun, selain itu, konten kreator juga memiliki peran penting untuk menciptakan konten-konten positif guna mengembangkan generasi muda.

Bagaimana pendapatmu, Sobat Esports?