Esports.ID

Konfirmasi Team Secret Soal 'Insiden' di Kualifikasi Latam PUBG Invitational

MalZaHar
03/07/2018 11:18 WIB
Konfirmasi Team Secret Soal 'Insiden' di Kualifikasi Latam PUBG Invitational
Tanpa bukti kecurangan, Kenapa PUBG Latam Tetap Diskualifikasi Team Secret?

Divisi PUBG dari Team Secret, yang baru terbentuk bulan Maret kemarin, kini sedang hangat dibicarakan. Tim beranggotakan talenta Latin seperti Sebastian 'Fiend' Molina, Vladimir 'Smitty' Venegas, Mario 'NPX' Tapia, dan Sexy 'Americo' Papaya, tengah menjalani babak kualifikasi Latin America (Latam) untuk ajang PUBG Global Invitational, ketika mereka harus menerima keputusan diskualifikasi!

Keputusan tersebut dikaitkan dengan indikasi penggunaan aplikasi Discord (sudah terinstal lebih dulu pada PC pemain) untuk melakukan chat atau membahas permainan antara pelatih dan anggota tim saat pertandingan tengah berlangsung. Sehingga, pihak admin turnamen pun menduga telah terjadi kecurangan atau penggunaan program ilegal (cheat).

Sebagaimana yang telah diklarifikasi oleh Team Secret via situs resminya, bahwa hal ini berawal dari peraturan yang tadinya melarang keberadaan pelatih atau manajer di tempat pertandingan. Namun hanya beberapa hari jelang pelaksanaannya dan sebelum mereka tiba di Brazil (lokasi penyelenggaraan kualifikasi PGI Latam), peraturan itu dibatalkan. Karena sudah mepet waktu, Team Secret lantas memutuskan untuk memanfaatkan aplikasi elektronik yang ada untuk berkomunikasi dengan Xanth, sang pelatih.

"Saat sampai di tempat pertandingan, ternyata ada aplikasi Discord yang sudah terinstal pada PC untuk turnamen - sangat baik, dan sudah lazim sih," bunyi pernyataan resmi dari Team Secret, melalui postingannya DI SINI. "Xanth, pelatih kami, jadi bisa berkomunikasi dengan anggota tim di sela-sela pertandingan, termasuk analisa replay, bahas strategi, dan mengulas sejumlah map."

Setelah tumbang di game pertama, mereka kemudian menonton ulang game tersebut via Twitch, yang selalu menjadi kebiasaan tim, dan juga merupakan hal standar di berbagai turnamen macam DreamHack, atau bahkan kualifikasi PGI untuk regional lainnya.

"Agar lebih jelasnya, keempat pemain di tim kami sedang LIVE dalam game sepanjang waktu yang dipermasalahkan ini, dan mereka tidak mengetahui adanya pesan terkirim via Discord. Jika ada peraturan yang dilanggar, kami siap menerima konsekuensinya - namun dalam hal ini kami yakin telah mengikuti aturan standar, dan bersedia bila dilakukan peninjauan ulang sejumlah replay dari tiap pemain dan rekaman via Team Speak guna mengklarifikasi semuanya."

Atas tuduhan tersebut, pihak manajemen Team Secret pun meminta bahwa game 3 untuk diundur hingga ada keputusan final mengenai insiden sebelumnya. Namun, game tetap berlangsung tanpa mereka. Team Secret dinyatakan gagal kualifikasi untuk hari pertama, tapi tetap dapat mengikuti kualifikasi hari kedua dan ketiga, dengan 0 poin.

Ada beberapa fakta unik yang akhirnya terungkap juga menyangkut pelaksanaan kualifikasi PUBG Global Invitational (PGI) di regional Latam ini, termasuk hasil pembicaraan antara pihak manajemen Team Secret dengan Brazil PUBG Latam Event Organizer, yang juga ternyata baru perdana menggelar turnamen seperti ini. Detilnya bisa langsung kamu lihat DI SINI.