Esports.ID

Victim Reality Lolos Grand Final Nvidia PUBG Pacific Cup

MalZaHar
25/12/2018 10:48 WIB
Victim Reality Lolos Grand Final Nvidia PUBG Pacific Cup
Terbaik di Indonesia, Lolos Ajang PUBG Terbesar di Asia

Sekali lagi, Indonesia memiliki kesempatan untuk berprestasi di ajang esports internasional. Kali ini giliran tim Victim Reality yang sukses menjuarai penyisihan Nvidia GeForce PUBG Pacific Cup, 24-29 November 2018, untuk babak penyisihan, kemudian berlanjut tanggal 1-2 Desember 2018 di babak finalnya.

Penyisihan ini diikuti oleh total 300 tim, di mana akhirnya hanya menyaring 20 tim terbaik yang masuk ke babak final. Di partai puncaknya, tim yang digawangi oleh Angga “Raeylk” Maulana, Irham “Vandal9” Fikri, Septianto “BuckyJn0, dan Alvin “Miseryy” Sahri Ramadhan, berhasil menumbangkan lawan-lawannya yang terdiri dari tim PUBG profesional Indonesia.


Sumber: PUBG Liquipedia

Beberapa tim yang dihadapi oleh Victim Reality antara lain Ghost Alliance PIF, Ghost Alliance Ayres, Aerowolf Team 1, 7, & 8, Victim Rise, Victim Rival, RRQ, Aura, Boom ID, REDZ Gaming Sades, Evo Gaming, The Prime, HPG-NNK, Royal Esport, dan Trapesium MV.

Kemenangan Victim Reality dicapai dengan mengalahkan 19 tim lainnya dalam berbagai pertempuran yang sengit. Mereka mendapatkan satu kali “Winner Winner Chicken Dinner” (posisi pertama) dengan 12 kill dalam delapan game yang berbeda. Permainan Victim Reality sangat konsisten sehingga mereka mempertahankan poin tertinggi dan memenangkan penyisihan untuk Nvidia GeForce PUBG Pacific Cup.

"Kami sangat bersyukur atas apa yang kami capai, mengingat tim ini baru berdiri dan kami berharap akan tampil lebih baik serta lebih baik lagi di tahun mendatang," ujar Hafiz Rachman, sang manajer PUBG Victim Esports.

Nvidia akan menggelar babak Grand Final Nvidia GeForce PUBG Pacific Cup di ChangSha, Hunan, Tiongkok, tanggal 4 - 7 Januari 2019. Babak grand final tersebut bakal mempertandingkan tim-tim terkuat asal Vietnam, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Kamboja, dan delapan tim yang lolos dari qualifier Tiongkok.

Majunya Victim Reality mewakili Indonesia di ajang Nvidia GeForce Pacific Cup jelas membawa angin segar tersendiri bagi industri esports tanah air. Sebagai bagian dari keluarga Victim Esports, pihak organisasi memastikan kalau pencapaian ini barulah sebuah preambule dari ukiran prestasi Victim Esports di turnamen esports berskala internasional untuk ke depannya.

Tentang Victim Esports

Victim Esports adalah organisasi esports profesional yang berdiri di tahun 2018. Victim sendiri memiliki makna yang berarti “korban”, dengan maksud bibit-bibit unggul yang sudah memberikan usaha terbaik dan waktu mereka untuk mengejar prestasi di dunia esports, tapi belum memiliki wadah dalam berkarir.

Kami percaya kalau seluruh pemain memiliki potensi, tapi tidak semua manajemen mampu mendukung karir pemain tersebut. Maka dari itu, tujuan kami adalah membuktikan diri melalui sistem manajemen yang berkomitmen penuh dalam menggali seluruh potensi yang dimiliki oleh seorang atlet esports.

Victim Esports percaya bahwa sistem kami akan menghasilkan atlet-atlet esports yang mampu bersaing di level tertinggi di dunia, sambil tetap menjunjung tinggi cita-cita Victim Esports dan sikap profesionalisme.