Esports.ID

PMCO 2019: Rekap Tim Indonesia & Terkuaknya Aksi Curang

Rendy Lim
10/05/2019 11:10 WIB
PMCO 2019: Rekap Tim Indonesia & Terkuaknya Aksi Curang
PMCO 2019

Indonesia mengirimkan 5 tim untuk bertanding di PMCO 2019 yakni WAW Esports, Bigetron, EVOS Esports, ONIC Esports, dan Victim Esports. Saat ini, untuk hasil sementara di minggu pertama, tim Indonesia masih belum dapat menunjukkan dominasinya di pertandingan ini. 

Bigetron dan Victim Esports yang bermain pada hari pertama antara grup A dan B di tanggal 8 Mei kemarin harus mengakui kekuatan dua tim yang finish di posisi teratas yakni ILLUMINATE The Murder dengan 131 poin dan RRQ Athena dengan 123 poin. Sedangakan Bigetron terhenti di posisi 4 dengan perolehan 70 poin, sementara Victim Esports di posisi 8 dengan 43 poin. 

A vs B (sumber: Liquipedia)

Pertandingan dihari kedua yang berlangsung kemarin antara grup B dan C juga kembali didominasi oleh RRQ Athena dengan perolehan poin 134. Sayangnya tiga tim Indonesia yang juga bertanding digrup ini harus puas dengan hasil sementara mereka. EVOS Esports diposisi 6 dengan 48 poin, WAW Esports posisi 9 dengan 39 poin, dan posisi 12 oleh ONIC dengan 36 poin. 

B vs C (sumber: Liquipedia)

Hari ini, 10 Mei, lima tim Indonesia akan bertemu untuk pertandingan antara grup C dan A. Bagaimana pendapatmu sobat esports, siapakah yang akan memimpin klasemen dalam pertandingan hari ini? Akankah ILLUMINATE The Murder kembali mendominasi ataukah tim Indonesia punya kesempatan? 

Rekap keseluruhan (sumber: Liquipedia)

Tercorengnya Sportivitas? 

PUBG Mobile Clup Open 2019 saat ini adalah kompetisi PUBG Mobile terbesar yang pernah diselenggarakan di dunia. Oleh karena itu, Tencent sangat ketat menjaga sportifitas para pesertanya dan tidak segan menghukum mereka yang tertangkap melakukan kecurangan saat kompetisi. 

Kecurangan yang paling sering terjadi adalah penggunaan perangkat yang tidak sesuai dengan ketentuan. Seperti yang kamu ketahui, PUBG Mobile dikhususkan untuk para pengguna mobile device, bermain di perangkat lain seperti PC, tablet, dan 3rd party lainnya tentunya akan berdampak pada ketidaksetaraan jalannya permainan. 

Pada minggu kedua PMCO 2019, total 19 pemain dari region EU, NA, SA, IN, dan WC tertangkap menggunakan perangkat yang terlarang untuk bermain. Untuk saat ini, pemain-pemain tersebut mendapatkan peringatan terakhir dan poin yang mereka dapatkan pada saat mereka menggunakan match tersebut akan dihilangkan. Poin yang terkumpul dari 4 hingga 8 kali permainan tentunya akan sangat berpengaruh pada keseluruhan pertandingan, ini menjadi hukuman yang setimpal bagi mereka. 

Jika pada nantinya, player-player tersebut tertangkap kembali melakukan pelanggaran, maka mereka akan langsung didiskualifikasi dari PMCO 2019. Sementara itu, ada 1 pemain yakni MSF | Aesor dari tim Misfits yang didiskualifikasi langsung karena ketahuan menggunakan software illegal di public games. Meski tidak menggunakannya saat turnamen, namun karena di anggap melanggar standar tertinggi kompetisi PUBG Mobile, maka player tersebut langsung dikeluarkan. 

Bagaimana pendapatmu sobat esports? Tetap dukung tim Indonesia dalam PMCO 2019 dan junjung tinggi sportivitas yah!