Esports.ID

Ayah 'Hancurkan' Mimpi Anaknya Ingin Jadi Pro Player

Rendy Lim
30/12/2018 20:51 WIB
Ayah 'Hancurkan' Mimpi Anaknya Ingin Jadi Pro Player
Super Smash Bros Ultimate

Masing-masing orang tua pastinya ingin yang terbaik untuk sang anak, tapi memang cara dan metodenya akan berbeda. Dan, dalam kasus ini, si ayah tak ingin anaknya menjadi seorang pemain pro, lantas bagaimana cara didikan yang dipilihnya?

Di Jepang, seorang ayah dengan akun Twitter@amour_rapid membagikan kisahnya via sosmed bagaimana dirinya 'menghancurkan' mimpi anaknya yang ingin menjadi professional gamer Super Smash Bros Ultimate

'Recently my son has been saying he wants to become a pro gamer, so i didn't hold back at all against him playing Smash Brothers. I beat him so badly that he started crying his eyes out.'

"Baru-baru ini, anakku mengatakan bahwa dia ingin menjadi pro gamer. Jadi aku tidak menahan diri saat melawannya bermain Smash Brothers. Aku mengalahkannnya hingga dia tampak menangis dengan sangat keras." (sayangnya kamu tidak dapat menemukan cuitan ini lagi di Twitternya, karena akun tersebut di private). 

Tidak sedikit netizen yang mengkritik tindakan yang dilakukan oleh si ayah. Ada yang mengatakan bahwa anaknya menangis bukan karena kalah, namun karena merasa dikecewakan oleh tindakan orang tuanya yang tidak mendukung mimpinya untuk menjadi seorang pro player. Bahkan mereka juga memberikan spekulasi bahwa anak tersebut akan tumbuh menjadi orang yang mudah menyerah akan mimpinya. 

Karena profil Twitternya yang di-private saat ini, kita tidak bisa mengetahui perkembangan tentang anak tersebut. Namun bagaimana pendapat kamu sobat esports? Apakah tindakan ini masih dalam tahap wajar atau terlalu berat?