Esports.ID

Super Smash Bros 'Gantikan' SSB. Melee di EVO 2019

Rendy Lim
27/02/2019 14:27 WIB
Super Smash Bros 'Gantikan' SSB. Melee di EVO 2019
Super Smash Bros

EVO Japan baru saja mengumumkan list untuk game yang akan dipertandingkan pada EVO 2019 tahun ini. Didominasi gim-gim fighting terkenal seperti Street Fighter V dan Tekken 7, akan hadir juga gim yang belum rilis seperti Mortal Kombat 11, termasuk seri terbaru Samurai Showdon

Namun di antara list-list nama tersebut, Super Smash Bros. Melee tidak lagi muncul, meskipun sudah menjadi bagian dari EVO selama 6 tahun terakhir. EVO Japan menggantikan lineup SSB. Melee dengan seri terbarunya Super Smash Bros Ultimate yang baru saja rilis di Nintendo Switch bulan Desember kemarin. 

Super Smash Bros. Melee merupakan gim yang sudah cukup tua, sudah 18 tahun, gim ini tetap berhasil datangkan jumlah peserta yang fantastis di EVO. Bahkan tahun lalu, jumlah peserta yang mendaftar untuk turnamen SSB. Melee di EVO 2018 mencapai 1.300 pemain. 


EVO
organizer menampilkan video eksklusif untuk memberikan penghormatan atas partisipasi SSB. Melee selama ini dalam livestream yang berlangsung semalam (26/2) yang bisa kamu lihat melalui video di atas. 

Berbicara tentang live stream, minggu kemarin EVO juga melakukan live streaming untuk mempromosikan gim Dead or Alive 6. Dalam segmen tersebut, fitur yang fokus diperkenalkan adalah zoom yang bisa dilakukan kepada bagian-bagian tubuh fighter. Namun, saat gravure model Saki Yoshida dan Yuka Kuramochi berpose ke depan kamera, gerakannya malah dianggap telah melanggar terms of service Twitch, dan akhirnya di-sensor.


Sementara itu, sejak diresmikannya Japan eSports Union (JeSU) pada bulan Februari 2018 kemarin, atlet esports Jepang akhirnya bisa merasakan pendapatannya baik itu hadiah turnamen atau uang dari sponsor. Sehingga mereka bisa semakin terpacu untuk berkompetisi dalam berbagai turnamen esports dan berlatih agar semakin kompetitif. 

Siapa nih sobat esports yang juga selalu memantau turnamen EVO setiap tahunnya, bagaimana pendapatmu?