Berita Terbaru

Virtus Pro vs LGD Forever Young – Grup B

Virtus Pro vs LGD Forever Young – Grup B

August 4, 2017 0 comments

Hasil yang mengejutkan datang pada hari kedua Group Stage The International 2017 (TI7). Virtus Pro (VP), tim yang digadang-gadang sebagai calon jawara TI7 dipaksa bertekuk lutut oleh LGD Forever Young (LFY) dengan skor 2-0.

Pada Draft Stage game pertama, LFY langsung mem-ban Io dan Night Stalker, hero-hero andalan pemain support VP, Ilya “Lil” Ilyuk. VP pun membalas dengan membuang Earth Spirit dan Earth Shaker, dua hero roamer andalan Tue Soon “ah-fu” Chuan. Dalam Draft Stage ini, LFY seolah-olah memandang sebelah mata kemampuan dari Vladimir “Noone” Minenko, midlaner dari VP. Padahal Noone merupakan salah satu midlaner terbaik dunia saat ini, midlaner yang bahkan ditakuti oleh Miracle- dari Team Liquid. LFY memilih untuk mem-ban Batrider dan Dark Seer, dua hero offlane andalan 9Pasha, sementara VP mem-ban teamfight hero Faceless Void dan Death Prophet.

Di awal game, VP unggul dengan membunuh Doom dan Tuskar berkali-kali, memberikan keunggulan net worth hingga 4.000 dan skor kill 5:14 di menit 20. Namun, keadaan berbalik ketika VP berusaha menggagalkan Monet yang hendak mengambil Aegis. Puck yang dimainkan oleh 9Pasha berhasil mengikat tiga hero LFY dengan Dream Coil. Namun, ketika Lil yang memainkan Sand King hendak melakukan follow up combo dengan Epicenter dan Burrow Strike, Doom yang dimainkan oleh Inflame berhasil menggagalkannya dengan skill ultimate Doom. Dengan “hilangnya” Lil dari clash tersebut, bisa dibilang VP tidak punya hero untuk mengendalikan clash. Di dalam clash yang sama Ramzes666 yang menggunakan Weaver juga melakukan kesalahan dengan masuk ke tengah-tengah kerumunan hero LFY. Dengan combo Snowball dan Walrus Punch, Ramzes666 mati seketika. Setelah clash tersebut, LFY mengendalikan map vision dan pertandingan, memaksa VP untuk menyerah pada menit 43.

Di game kedua, draft VP terlihat meyakinkan: Shadow Demon, Kunkka, Dragon Knight, Centaur Warruner, dan Anti Mage, sementara LFY memilih Lich, Earthshaker, Razor, Chaos Knight, dan Puck. LFY yang memahami bahwa kombinasi hero mereka memberikan keunggulan di awal game, terus menekan safelane dan midlane. Hasilnya, LFY berhasil membunuh AM pada menit ketiga dengan kombinasi skill dari Chaos Knight, Earthshaker, dan Lich. Lalu membunuh Noone yang memainkan Dragon Knight berkat rotasi gank dari Earthshaker. Tekanan demi tekanan membuat pemain VP tidak bisa berkutik. Mereka tidak punya jawaban untuk agresivitas LFY di awal game dan menyerah di menit 15.

Belum ada komentar

Silakan beri komentar anda

Belum ada komentar!

Anda bisa jadi orang pertama yang memberikan komentar.

Your data will be safe!Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.