IES Ligagame

Pre-League Call of Duty IGL Rampung, Ini Para Jawaranya!

Rendy Lim
04/05/2020 10:55 WIB
Pre-League Call of Duty IGL Rampung, Ini Para Jawaranya!
Tim favorit kamu jadi juara ga nih Sobat Esports?

Indonesia Gaming League (IGL) baru saja selesai menggelar turnamen mini bertajuk Pre-League Call of Duty Indonesia guna melebarkan sayap ke ranah game lain sekaligus menaikkan atensi kompetisi para pro player, terutama di game COD. 

IGL sendiri memang kerap diasosiasikan sebagai organisasi yang dekat dengan game sepakbola. Kesuksesannya dibuktikan yakni dalam dua musim turnamen berturut-turut, bahkan di season kedua ini, ada tiga gelaran yang akan dihelat yakni FIFA 20 Kick Off, eFootball PES Kick Off dan FIFA 20 Ultimate Team cup

Frans Silalahi, Ketua Umum IGL mengungkapkan bahwa Pre-League Call of Duty Indonesia digelar agar IGL tak selalu dianggap menggarap game sepakbola saja. Menariknya Pre-League ini bisa dikatakan sudah bersifat skala nasional karena hadirnya peserta dari berbagai daerah. 

Dalam turnamen yang digelar tanggal 1-2 Mei kemarin, ada 12 tim yang mendaftarkan diri yakni XCN Gaming 1, XCN Gaming 2, ELF 1, ELF 2, KWE, PPP, Zeus Gaming, Kerabat Rasul, FFO, Maximum Xeus, BDGS, dan NCEF Mma. Seluruh tim ini dibagi ke dalam dua grup dan dua tim peringkat teratas melaju ke babak semifinal. 

Setelah pertandingan sengit di tiga mode mulai dari Hardpoin, Search & Destroy, serta Domination, empat tim terbaik yang berhak maju ke babak semifinal adalah XCN Gaming 1, Kerabat Rasul, PPP, dan BDGS. 

Pada laga perebutan babak grand final, XCN Gaming 1 sukses menang dengan skor tipis 3-2 melawan PPP. Tidak mengejutkan memang, mengingat XCN Gaming 1 diperkuat oleh pemain lawas dari game CS:GO. Sementara itu di sisi lain, Kerabat Rasul berhasil menekuk BDGS dengan skor mendominasi 3-1.

Laga final yang mempertemukan XCN Gaming 1 dan Kerabat Rasul berlangsung di lima map yakni Hardpoint Gun Runner, SnD Piccadilly, SnD Gun Runner, Hardpoint Azhir Cave, dan Domination Hackey Yard.

Meski berhasil mengejar ketertinggalan poin setelah map pertama diamankan oleh Kerabat Rasul, XCN Gaming gagal mempertahankan momentumnya, membuat terjadi hasil imbang di map keempat. Map penentu pun akhirnya berhasil dimenangkan oleh Kerabat Rasul, menjadikan skor akhir 3-2. 

Juara pertama Kerabat Rasul berhasil membawa pulang hadiah Rp 6 juta, sementara XCN Gaming dengan pemain lawasnya harus puas di posisi kedua dan uang 2 juta Rupiah.