Esports.ID

Kekalahan TNC di TI9 Penuh 'Hening' & Cemooh Penonton

Billy
21/08/2019 10:06 WIB
Kekalahan TNC di TI9 Penuh 'Hening' & Cemooh Penonton
liquipedia

Salah satu pertandingan 'terpanas' di main event The International 2019 kemarin (20/8) adalah laga antara Vici Gaming kontra TNC. Selain hadirkan perwakilan terbaik tuan rumah, ada juga TNC yang sempat tersandung kasus dan memicu kemarahan komunitas DOTA 2 di Cina.

Kuku, salah satu pemain TNC dianggap telah melontarkan pernyataan rasis di pub game terhadap pemain yang kebetulan pemain Cina. Kasus ini pun ditindaklanjuti dengan tak mengizinkan Kuku mengikuti turnamen Chongqing Major, juga WESG 2018-2019 yang berlangsung di Cina. Keputusan ini dikeluarkan oleh pemerintah setempat, dan juga Valve.


Meski gesekan ini sudah berlalu lama, dan kini Kuku bisa tampil di TI9 Shanghai, dendam penduduk Cina belum mereda. Hal ini terlihat jelas ketika TNC dan VG bertemu. Euforia dan sorakan penonton yang kerap terdengar lewat kanal stream tetiba jadi hening. Hal ini cuma terjadi manakala TNC dapat momen bagus.

Perilaku ini bahkan sudah terjadi ketika upacara pembukaan sebelum main event. Ketika pengenalan peserta dan narator memanggil TNC Predator, sontak sorakan penonton berubah menjadi cemoohan. Seperti halnya aksi penonton sepakbola yang suka mengintimidasi pemain lawan tertentu saat menggiring bola.

Alhasil, TNC pun mengalami kekalahan setelah memberi perlawanan sengit terhadap Vici Gaming. Andaikata TNC yang menang, mungkin penonton lokal di TI9 bakal lebih murka.


So, pantaskah TNC menerima perlakuan seperti itu dari penonton di TI9, Sobat Esports?