C9 Keeoh Minta Valorant Hapus Leaderboard, Alasannya?

faizalkamill
18/01/2021 17:50 WIB
C9 Keeoh Minta Valorant Hapus Leaderboard, Alasannya?
Joseph “Keeoh” Winkler

Valorant baru saja memulai Episode 2 Act I dan Riot telah melakukan beberapa perubahan besar terkait sistem ranked yang ada. Terlepas dari sistem baru, banyak pemain mulai mengeluhkan perubahan tersebut, salah satunya adalah Keeoh, streamer Valorant dari Cloud9.

Dalam cuitan di twitter, dia menyampaikan keluhannya terkait masalah ini kepada tim pengembang Valorant. Salah satu poin yang disampaikan adalah perlunya perbaikin pada  sistem ranked terbaru sesegera mungkin. Dampak yang diakibatkan dari permasalahan ini adalah pemain dengan MMR tinggi kesulitan untuk mendapatkan match. Tidak jarang mereka harus menunggu 1-2 jam untuk mendapatkan pertandingan bahkan pemain sekelas TenZ tidak berhasil menemukan 1 pun match pada akun utamanya selama 24 jam.

Yamisok Nobar

Keeoh ingin tim pengembang Valorant untuk mereset MMR para pemain Radiant dan Immortal sehingga mereka dapat menemukan pertandingan lebih cepat. Permintaan tersebut memang terdengar kontroversial namun dirasa sangat penting karena kita melihat banyak pemain dengan MMR tinggi tidak bisa bermain di akun utamanya. Menurunkan MMR secara keseluruhan juga akan membantu mengurangi cheater ataupun pemain joki. Jika seorang player memang memiliki skill baik, tentu tidak sulit untuk mencapai ke tingkatan mereka sebelumnya, sementara pemain joki perlu kembali membayar jasa ilegal untuk naik rank. 

VALORANT

Permintaan kedua Keeoh yakni menutup leaderboard top 500 Radiant di minggu-minggu awal sehingga para pemain yang sudah mencapai peringkat tinggi tidak akan terjebak oleh matchmaking yang teramat lama. Keeoh juga meminta bahwa penempatan rank di awal musim tidak lebih tinggi dari Diamond 3 terlepas dari apapun rank mereka sebelumnya.

Masalah yang terjadi saat ini adalah pemain-pemain dengan skill tinggi harus menunggu sangat lama untuk mendapatkan pertandingan. Secara tidak langsung mereka ‘dihukum’ karena bermain terlalu baik, dan menurut Keeoh sistem saat ini sudah bobrok dan perlu perbaikan. Sering juga ada perbedaan skill yang jomplang dalam sebuah matchup. Terkadang mereka menemukan pemain yang sangat baik atau mendapatkan match dengan skill tidak sesuai dengan rank mereka. Bagaimana pendapatmu Sobat Esports, setuju dengan pendapat Keeoh?