Eksibisi PON Esports

Amankan Upper Bracket TI10, T1 Jumpa "Raja Terakhir"

Billy Rifki
11/10/2021 00:13 WIB
Amankan Upper Bracket TI10, T1 Jumpa "Raja Terakhir"
twitter

Sempat mengalami kekalahan beruntun di dua laga pertama The International 10 kontra Invictus Gaming dan Evil Geniuses, T1 mencicipi kemenangan di match berat lawan VP. Sayangnya, momentum tersebut tak berlangsung lama karena sang juara bertahan TI menanti di match keempat mereka dan memberi kekalahan ketiga untuk T1.

Fans mulai banyak yang meragukan nasib T1 di TI10, mereka sudah diambang gugur duluan dari fase group stage. Namun, tanpa disangka Xepher-Whitemon serta ketiga pemain T1 lain mampu menyapu bersih empat pertandingan tersisa lawan Aster, Alliance, Undying dan Thunder Predator. 4 kemenangan tersebut, plus bantuan dari tim Undying yang mengalahkan Evil Geniuses membuat T1 masuk ke upper bracket di main event mendatang. Cuma, apes bagi T1 karena akan menghadapi "Raja Terakhir" PSG.LGD!

Yamisok Nobar

SEJARAH BURUK T1 MELAWAN PSG.LGD

Titel raja terakhir memang layak bila T1 melihat rekor pertemuan mereka dengan PSG.LGD. Sejak Maret 2021 lalu di turnamen Singapore Major, T1 belum sekalipun menang melawan PSG.LGD. Kemudian, T1 juga gugur di ajang WePlay AniMajor, ESL One Fall dan OGA DOTA Pit Invitational dengan skor kutukan 2-1 lagi-lagi oleh PSG.LGD.

Semangat fans yang melihat performa menanjak T1 langsung kendur akibat undian main event yang tak sesuai ekspektasi. PSG.LGD sendiri sangat dominan di fase grup TI10 dengan mencatatkan 7 kemenangan dan satu kali imbang. Tak heran kalau tim asal Cina ini jauh lebih diunggulkan di pertemuan nanti.

Tapi siapa tahu, laga kelima T1 vs PSG.LGD akan memunculkan hasil berbeda. Bagaimanapun, T1 tak bisa meminta lawan mudah di ajang sekelas TI10. Hanya dengan menghadapi yang terbaik, mereka layak jadi tim terbaik untuk memegang Aegis of Champion.

Babak main event atau playoffs The International 10 akan dimulai pada 12 Oktober mendatang. Selain T1 dan PSG.LGD, tim OG, Secret, Invictus Gaming, Team Spirit, Virtus.pro dan Vici Gaming berhasil melaju di upper bracket. Sementara dua tim asal Amerika Selatan yakni Thunder Predator dan SG Esports harus menyudahi kiprah mereka di The International 10. Meski begitu, mereka masih berhak membawa pulang $100.000 USD atau sekitar 1,4 miliar Rupiah.

Mampukah T1 mengalahkan PSG.LGD di upper bracket The International 10 nanti?