"EZ Game!" Team Spirit Pulangkan OG Dari The International 10

Billy Rifki
15/10/2021 16:06 WIB
"EZ Game!" Team Spirit Pulangkan OG Dari The International 10
youtube, twitter

Laga penentuan di lower bracket The International 10 antara Team Spirit melawan OG berakhir dengan hasil mengejutkan. OG sebagai pemegang rekor satu-satunya tim yang juara TI dua kali, harus tumbang oleh permainan agresif Team Spirit. Kekalahan ini menggugurkan OG dari turnamen juga memupus asa mereka menjuarai TI untuk tiga kali.

Banyak penonton tentu berharap OG mampu melenggang dan mempertahankan status mereka sebagai juara bertahan, minimal finish di posisi yang lebih baik dari saat ini. Sayangnya, performa impresif mereka di group stage tak terlihat di playoffs. OG tak menunjukan gaya main barbar seperti biasanya dan cenderung lebih mengutamakan farming. Tak heran kalau banyak pendukung yang sakit hati melihat kekalahan OG. Apalagi dengan aksi all chat 'Ez game" Torontotokyo, kepulangan OG dari TI pasti makin menyakitkan.

Yamisok Nobar

HIGHLIGHT PERTANDINGAN

OG menjalankan strategi split push dengan Nature Prophet dan Tiny carry. Notail bermain cukup pintar pada game ini dengan mengirim pasukan treant untuk menutup spawn neutral dan ancient creep agar tak ditumpuk Team Spirit. Sumail mampu farming dengan cepat bahkan melawan 5 pemain Team Spirit sendirian.

Sayangnya, dengan draft berfokus pada teamfight menggunakan Magnus, Faceless Void dan Winter Wyvern, Yatoro cs sukses membalikkan keadaaan, mendorong Sumail masuk ke dalam base mereka. OG pun kehilangan game pertama akibat membuang keunggulan mereka sendiri.

Di game dua, Team Spirit dan OG cenderung menggunakan draft yang sama. Hanya saja OG memilih Invoker, Night Stalker dan Earthshaker sementara TS memakai Lifestealer serta Void Spirit. OG tampaknya terlalu meremehkan dampak Magnus di kedua game ini. Kemampuan Magnus membantu farm carry dengan cepat lewat Empower serta potensi inisiasi teamfight yang baik dari Skewer dan Reverse Polarity jadi batu sandungan OG saat berperang. Ditambah duet support Mira dan Miphoska bermain sangat baik, memberi disable dan sustain yang diperluan untuk melawan balik serangan OG.

Team Spirit telah mencapai peringkat enam besar dan akan berhadapan dengan Virtus.pro. Perseteruan dua tim asal CIS ini akan sangat menarik melihat gaya permainan mereka yang sama-sama ofensif. Laga lower bracket selanjutnya adalah T1 melawan Vici Gaming. Apakah T1 akan membuat fans sakit hati juga hari ini?