Notail, Topson, Ceb Rehat! Ini Line Up Baru Tim DOTA 2 OG

Billy Rifki
22/11/2021 10:02 WIB
Notail, Topson, Ceb Rehat! Ini Line Up Baru Tim DOTA 2 OG
twitter

Memasuki musim DPC 2021/2022, tim DOTA 2 OG akan kehilangan para pilar legendarisnya. Diumumkan via Twitter resmi mereka, Notail, Ceb dan Topson memutuskan mundur dari line up aktif OG. Ceb memutuskan untuk pensi lagi pada 18 November lalu usai hasil tak memuaskan di The International 10. OG gagal mempertahankan gelar TI mereka usai dipulangkan oleh Team Spirit di main event.

Menyusul setelahnya Topson juga hiatus dan memutuskan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ia akan lebih aktif streaming selagi inaktif dari skena profesional. Terakhir adalah Notail, sosok pendiri tim OG sejak masih bernama Monkey Business. Notail telah menjalani 35 turnamen offline, 9 major dan 5 kali The International bersama OG. Kini ia bertugas menjadi mentor untuk para pemain baru OG.

Yamisok Nobar

Iterasi skuad baru OG dihuni oleh nama-nama baru. Hanya ada Taiga yang kiprahnya sering fans saksikan ketika masih di Alliance dan Liquid. Ban kapten akan disematkan pada Misha, pemain asal Rusia yang dulu pernah bermain di Team Spirit. Tiga pemain lainnya adalah sosok misterius yang kiprahnya baru bisa dinilai dari aksi mereka di pubs match.

Untuk carry, OG merekrut Yuragi asal Ukraina. Pernah bermain di Team Unique, Yuragi saat ini berada di peringkat 6 leaderboard MMR region Eropa. Midlaner baru OG terpantau sebagai seorang stomper public match. BZM atau Biziem adalah pemain asal Hungaria yang kini menempati rank 26 leaderboard Eropa. Banyak yang menganggap ia adalah calon bintang masa depan karena umurnya yang baru 16 tahun. Terakhir offlaner pengganti Ceb, ATF atau Ammar The F juga bintang muda berusia 16 tahun. Ia adalah rekan satu tim dari BZM di tim terdahulunya, Creepwave. Meski berperan sebagai offlaner, ATF juga kerap bermain di midlane seperti terlihat di riwayat rank matchnya.

Banyak fans antusias dengan line up baru OG. Apalagi potensi mereka menjanjikan untuk masa depan. OG juga maish memegang prinsip berani mengorbitkan para pemain belia ini seperti saat mereka memboyong Topson dari antah berantah.

Mampukah tim baru OG meneruskan kejayaan pendahulunya?