IES Ligagame

Bigetron Alpha 'Tempa' Mental Pasca Kalah dari RRQ di MPL S5!

Billy Rifki
03/03/2020 12:48 WIB
Bigetron Alpha 'Tempa' Mental Pasca Kalah dari RRQ di MPL S5!
Esports.ID Interview

Minggu lalu, tepatnya hari pertama week-4, Bigetron Alpha punya rekor 100% win rate di MPL Season 5. Namun, aklamasi kemenangannya masih dibalut ragu. Sebab, mereka belum bertemu dengan tim unggulan.

Sampai pada waktunya bertemu RRQ Hoshi, Raja segala raja. Juara MPL Season 2, runner up piala dunia Mobile Legends alias M1 meladenin tim medioker yang "kebetulan" membandel. Laga ini bagai ujian untuk Bigetron, apakah hasil positif yang mereka dapatkan buah kemampuan atau cuma keberuntungan?


source : Bigetron

Melompat kedepan, hasil dari pertemuan berujung pada dominasi total RRQ Hoshi atas Bigetron 2-0. Meta-meta unik yang biasa dieksekusi BTR tak nampak bekerja. RRQ punya jawaban atas kejutan dan rencana.

Turun dari panggung, RRQ.VYN masih sempat berbincang dengan KB, analyst official MPL S5. Dalam interview tersebut, Vyn menyebutkan Bigetron masih sekedar kelinci percobaan sejak pertama kali sejarah mereka tercipta. Statement ini belum bisa dipatahkan oleh DreamS dan kawan-kawan. Sudah kalah, masih diledek pula, wajar bila Branz, DreamS, Bravo, Kyy, Annisa dan Warlord sempat panas di backstage.

Suara pertikaian sempat terdengar diantara mereka. Membahas segala salah langkah yang terjadi baik disengaja maupun tidak. Tapi, masalah belum selesai. Keesokan harinya BTR harus menghadapi EVOS, tim terkuat musim lalu plus juara dunia saat ini.


source: Bigetron

Bila melawan RRQ saja mereka tumbang, apalagi menghadapi EVOS? Begitu kira-kira logikanya. Kemudian terjadilah momen mustahil, BTR malah menang 2-0 atas EVOS Legends, satu match diantaranya dengan skor cukup memalukan 15 kill berbanding 1 untuk BTR.

Kenapa mental Bigetron tidak hancur usai dikalahkan oleh RRQ? Mengapa mereka masih bisa bangkit bahkan dengan murka yang begitu berbahaya?

Tim Esports.ID sempat bertanya kepada salah satu orang dalam BTR yang terjawab oleh staf analis di sana. "Pasca kekalahan itu (melawan RRQ Hoshi) bukan membuat mental anak-anak menjadi jatuh, tapi malah kian on fire." ucap sang analis.

Teringat kembali curahan hati BTR saat interview beberapa waktu lalu. Mereka sudah kapok jadi tim pecundang di ranah Mobile Legends. Satu kekalahan cukup untuk jadi pelajaran bahwa selalu ada tim yang lebih kuat dibanding mereka. Untuk musim ini, DreamS dan kawan-kawan bertekad jadi yang terbaik.


source: Bigetron

Tapi cobaan belum usai, paruh kedua regular season MPL 5 mempertemukan kembali rivalitas panas BTR dan Alter Ego. Match pertama BTR bisa menang 2-1. Namun, AE punya motivasi khusus menundukan BTR yang mereka rasa tak pantas lolos playoffs.

Satu lagi ujian untuk Bigetron Alpha, apakah sulutan emosi akan mempengaruhi permainan mereka Minggu ini? Nantikan terus aksi-aksi di MPL Season 5 dan beragam berita seputar Mobile Legends lainnya hanya di Esports.ID