IES Ligagame

Mau Main Hyper Carry? Ini Opsi Hero Terbaik Meta di S16

Billy Rifki
02/04/2020 05:39 WIB
Mau Main Hyper Carry? Ini Opsi Hero Terbaik Meta di S16
Esports.ID

Meta hyper carry sedang jadi tren di kompetisi MPL Season 5. Tak ayal, pemain publik pun turut meniru gaya tersebut karena memang cara ini adalah yang paling efektif untuk memenangkan game.

Hyper carry adalah strategi di Mobile Legends ketika tim kamu hanya memiliki satu core pemberi damage utama. Bisa marksman atau assassin, namun MM lebih ideal. MM bakal ditemani oleh dua support sementara hero sidelane masing-masing di isi satu hero. Mempraktekan meta ini mudah kalau kamu main bareng, kecuali kamu mau sifat egois player lain di solo rank mengacaukan formasi yang sudah kamu susun.

Nah, daripada musingin pemain lain yang suka mengganggu aktivitas push rank kamu. Mending kita cek dulu opsi hero hyper carry dan formasi terbaiknya seperti apa sih?

- Sidelaner

Hero sidelaner punya peran penting dalam meta ini. Selain berfungsi menjaga lane, hero ini juga harus menghambat laju farm dari core lawan.

Sidelane atau offlane, cenderung menempatkan pemain dalam posisi kalah jumlah. Disarankan memilih hero yang gesit atau tahan banting. Di MPL sendiri kita sudah melihat kemunculan Grock dan Uranus sebagai sidelaner, beberapa pemain top lain malah menciptakan andalan sendiri seperti Roger dan Pharsa.

Tapi untuk Sobat Esports coba berlatih sidelane dengan hero-hero ini dulu:

- Uranus
- Chou
- Thamuz
- X Borg
- Grock

Nah, kelima hero tersebut bisa jadi pick tipuan juga. Misalnya, mengambil Chou duluan agar musuh menyangka kalau sidelane bakal ditempati si master kungfu, padahal Chou bermain support sementara peran offlane diberikan pada Uranus.

Gunanya apa? Pick tipuan ini membuat tim kalian memiliki keunggulan match up dengan hero lawan yang sebelumnya ingin melakukan counter pick. Hero-hero niche ini juga punya skill crowd control dan area of effect yang sangat berguna untuk teamfight.

Hero-hero di atas sulit ditaklukan dalam battle satu lawan satu. Misalnya pilihan sidelane kalian adalah Uranus dan Thamuz, maka kedua sisi peta bisa memberi ancaman yang sama mematikannya terhadap lawan. Baik Uranus dan Thamuz bisa melakukan proxy atau back door, istilahnya memotong creep sebelum melewati turret. Dengan begitu, musuh terdesak untuk bertahan di bawah perlindungan dan kalian bisa mencuri monster jungle tanpa diganggu. Asal, jangan lupa perhatikan map dan membantu teman yang sedang war yah.

Begitu kira-kira prinsip sidelaner di meta hyper carry. Sekarang saatnya kita membahas duo support pendamping damage dealer kita. Support harus punya crowd control yang baik untuk memulai pertempuran atau menyelamatkan teman dari sergapan lawan.

Misalnya menyediakan heal, atau buff seperti movement speed dan slow area. Oleh karena itu, hero kategori support sangat populer belakangan untuk ditandemkan dengan marksman atau assassin. Tapi bukan berarti hero tank jadi terlupakan. Hero ini berpindah fungsi dari penahan serangan jadi penyedia disable untuk tim. Dikarenakan popularitas battle spell yang berganti dari Flicker ke Flameshot, maka hero tank harus berperan ganda melindung core sekaligus menciptakan inisiasi. Hero-hero apa saja yang cocok jadi support di meta hyper carry?

- Nana
- Diggie
- Selena
- Valir
- Cecillion

Selain lima hero di atas, Khufra, Hylos, Grock, Kaja dan Carmilla juga jadi opsi yang cocok kalau kamu lebih berjiwa barbar ketimbang main aman. Pilihan battle spell pun ikut berganti bila memilih lima hero terakhir. Hylos cocok dengan Revitalize sementara Grock bisa memakai Flameshot atau Execute untuk damage tambahan.

Nah, untuk pilihan hyper carry seperti dijelaskan kalau idealnya markman mengisi posisi ini. Alasannya, karena mereka punya keunggulan jarak dan kerusakan yang besar. Tapi, assassin yang lincah pun berbahaya bila di plot sebagai single core. Tak perlu berlama-lama, amankan hero ini untuk meta hyper carry pilihanmu!

- Karrie
- Granger
- Ling
- Bruno
- Hayabusa

Bigetron Alpha dalam berbagai matchnya di regular season merupakan tim yang menciptakan meta ini. Granger jadi opsi utama sebagai hyper carry karena punya burst damage di awal level. Skill ini tak cuma bagus untuk farming tapi juga mengurangi darah musuh yang menghadang. Dibanding MM lain yang mengandalkan basic attack, Granger jadi opsi yang lebih baik kalau tim kamu ingin agresif di menit pertama.

Berbeda dengan Karrie, ia tak mampu mengeluarkan potensi sejati kalau item belum komplit. Tapi, kalau dua support berhasil melindungi farm dan progress level sang marksman, hero ini bisa melumat tank terkeras sekalipun.

Untuk mobilitas dan late game, hero assassin seperti Ling dan Hayabusa wajib kamu kuasai. Tak banyak hero yang bisa menghentikan pergerakan mereka. Bila terpikir untuk memakai satu diantara Hayabusa atau Ling, prioritaskan ban Nana, Chou atau Kaja karena single stun mereka sangat berbahaya.

Ling dan Hayabusa pun handal mengincar backline musuh dan pergi tanpa terluka. Keahlianmu membaca peta dan mencari posisi yang baik sangat penting agar hero musuh takut meninggalkan markasnya.

Itu dia opsi hero dan formasi yang ideal untuk meta hyper carry. Tentu saja, formasi ini punya kelemahannya dan bukan tidak terkalahkan. Utamakan farm untuk MM dan beri tekanan sebaik mungkin bila kamu jadi sidelaner.

Siapa Sobat Esports yang berhasil dapat win streak dengan menerapkan strategi ini?