GoPay Midnight Sale Promo

Mengukur Peluang Juara Peserta MPL Season 6 di Playoffs

Billy Rifki
15/10/2020 17:22 WIB
Mengukur Peluang Juara Peserta MPL Season 6 di Playoffs
Esports.ID, MPL Indonesia

Besok, playoff MPL Season 6 akan dimulai (16-18 Oktober 2020). Momen-momen penantian siapa tim yang akan jadi juara baru, atau kesuksesan RRQ Hoshi mempertahankan gelar sekaligus mencetak rekor sebagai tim petahana pertama yang juara berturut-turut plus menorehkan trofi MPL ketiga?

Selain RRQ, masih ada EVOS Legends, Alter Ego, ONIC Esports, Bigetron Esports dan Genflix Aerowolf. Semuanya punya peluang untuk jadi juara. RRQ dan Alter Ego sudah menanti di upper bracket hasil torehan positif di klasemen reguler, yang lain tak boleh kalah kalau mau rebutan takhta.


Source : Instagram MPL Indonesia

Kira-kira, seberapa besar peluang keenam tim untuk jadi juara di playoff nanti? Berikut urutan persentase tim yang paling mungkin juara MPL Season 6 versi Esports.ID!

- EVOS Legends (25%)

Sang Macan perlu banyak pembenahan untuk bangkit. Kiprah di musim reguler yang masih angin-anginan tidak bisa dijadikan standar permainan EVOS yang sebenarnya. Nahas, tidak ada kesempatan kedua untuk EVOS. Menang boleh lanjut, kalau kalah di laga pertama, ucapkan selamat tinggal pada piala.

Apalagi lawan mereka cukup berat, ONIC Esports. Meski ONIC tidak tampak se-superior dulu, tapi sejarah mengatakan di musim ini, EVOS belum sekalipun menang kontra ONIC. Tentu buat EVOS, laga ini semakin berat, mereka harus menyingkirkan distraksi dan fokus sebenar-benarnya pada strategi.

Sayangnya, belum terlihat EVOS ingin main seperti apa. Pola lama tampak sudah terbaca lawan, sementara niat untuk mengejutankan tampak sekedar eksperimentasi. Pun selesai lawan ONIC, musuh makin sulit menghadang di depan, yakni RRQ Hoshi, Rekor pasukan macan pun tak sedap dipandang khususnya musim ini ketika berhadapan dengan Lemon cs.

Peluang 25% rasanya menggambarkan sulitnya laju yang harus EVOS hadapi, sembari tetap realistis melihat tantangan dan potensi yang ada saat ini.

- Genflix Aerowolf (27%)

Pasukan Serigala mungkin jadi unggulan paling bawah untuk playoff MPL Season 6. Namun jangan salah, mereka biasanya konsisten minta mangsa meski akhirnya kandas-kandas juga. Bigetron bakal jadi musuh pertama mereka, yang banyak mendatangkan amunisi baru untuk mimpi jadi juara.

Berbanding terbalik dengan GFLX yang malah ramping dalam skuad, campuran harmonis antara pemain muda dan pengalaman veteran. Berkaca dari regular season, pertemuan kedua tim masih imbang. GFLX unggul di pertemuan pertama 2-1, kemudian BTR membalas di paruh musim kedua dengan skor sama.

Artinya, laga nanti akan jadi penentuan siapa tim yang lebih unggul musim ini. Genflix Aerowolf mungkin diunggulkan karena bermain lebih lepas. Mereka sadar tak punya ekspektasi juara, namun itu yang membuat mereka main all-out setiap waktu. Setidaknya, rasio 27% menandakan GFLX bisa menang 1 atau 2 match sebelum mengakhiri kompetisi mereka di MPL musim ini.

- Bigetron Esports (27%)

Pasukan Robot masih termotivasi untuk jadi penantang juara, namun dari performa mereka di regular season, agaknya semangat BTR mengendur dibanding musim lalu. Dengan skuad yang padat, mendatangkan para top global potensial, BTR masih belum overpower.

Untuk playoff nanti, cuma 6 pemain yang bisa BTR bawa ke venue, artinya, penentuan line up sudah harus paten dan tak ada lagi kata coba-coba. Meski niatnya untuk mengecoh lawan, gonta-ganti radikal seperti yang dilakukan BTR malah lebih mungkin menggocek gameplay mereka sendiri.


Source : Instagram MPL Indonesia

Apalagi, tiap pemain punya gaya main berbeda. Misalnya, cara Branz sebagai core dengan Maxx ketika main hyper. Keduanya tak bisa menerapkan taktik yang sama karena preferensi mereka berbeda. Pun dengan opsi hero dari Rippo, Bravo dan Taka yang sangat variatif satu sama lain.

Bigetron bisa saja melewati rintangan pertama mereka, Genflix Aerowolf. Namun, harus diakui untuk musin ini mereka belum sejajar dengan Alter Ego yang bakal jadi penghadang mereka di ronde kedua.

- ONIC Esports (40%)

Sang Landak boleh saja optimis di awal musim. Namun, mental dan permainan mereka mulai keteteran di akhir regular season. Tampaknya, persoalan mental bakal mengganjal ONIC di playoff nanti. Kapasitas mekanik mereka yang eksplosif tak diiringi dengan ketahanan mental baja.

Para pemain pun tampak tak beriring dalam gameplay, benar adanya kalau ONIC seperti main ranked saja. Untuk memastikan mimpi juara, ONIC perlu mengesampingkan ego dan main dalam mode tergila. Musuh mereka sulit sedari awal, yakni EVOS, kemudian RRQ kalau mereka menang.

Namun, kalau sudah melewati dua penghadang itu, rasanya kesempatan ONIC juara terbuka sangat lebar. ONIC harus menentukan bagaimana caranya kembali ke performa mereka di awal musim, ketimbang beradaptasi dengan gaya main baru yang harus mengakomodir semua ego pemainnya.

- Alter Ego (50%)

Alter Ego punya kans besar jadi juara. Selain mereka cukup menang sekali di upper bracket, calon lawan mereka di atas kertas lebih inferior. Ujian paling berat AE tak lain hanya di grand final. Entah itu jumpa RRQ Hoshi atau ONIC.


Source : Instagram MPL Indonesia

AE memang pernah menang lawan RRQ, namun itu di awal musim ketika RRQ belum menurunkan duet Alberttt dan XIN. Hasil di jumpa kedua mereka pun akhirnya RRQ membalas kekalahan tersebut, meski AE berkilah pertemuan itu cuma ajang eksperimen dan uji coba strategi.

Kalau lawan ONIC, AE terbukti sudah menang dua kali dalam dua pertemuan. Rivalitas yang mereka gemborkan pun cuma panas di bibir saja dan kurang menggigit di Land of Dawn.

- RRQ Hoshi (55%)

Sang juara bertahan membuka harapan baru untuk kembali mengangkat trofi MPL. Awalnya diragukan karena terseok-seok menang, kini pasukan Raja dalam posisi top gear. Apalagi kalau bukan karena Alberttt yang sudah nyetel, kembalinya XIN serta gaya main RRQ yang makin sulit ditebak.

RRQ punya line up yang lengkap untuk dibilang sebagai tim sempurna. Mereka handal urusan mikro, pandai bermain makro, hero pool luas, berani sekaligus tenang saat mengambil keputusan. Belum lagi reputasi tiap pemain yang pasti bikin lawan bertindak hati-hati, secara tak sadar membatasi potensi terbaik mereka dalam match sebenarnya.

Alter Ego adalah lawan tersulit mereka, secara performa, cuma AE yang mampu meladeni. EVOS Legends butuh lebih dari sekedar romansa masa lalu untuk bisa selevel dengan permainan RRQ yang berkembang pesat. Sudah banyak diramal kalau duel AE dan RRQ bakal jadi laga di final nanti.

Kita nantikan saja sobat Esports tim mana yang akan jadi juara di MPL Season 6. Siapa tim yang paling besar kemungkinan juaranya menurut kamu?