Jadi Andalan Musim Lalu, 5 Hero Ini Tak Laku Lagi di MPL Season 8

Billy Rifki
15/09/2021 11:19 WIB
Jadi Andalan Musim Lalu, 5 Hero Ini Tak Laku Lagi di MPL Season 8
Mobile Legends

Memasuki pekan keenam MPL Indonesia Season 8, makin banyak aksi menarik, drafting dan meta kejutan serta hasil-hasil tak terduga. Beberapa tim menunjukan keberanian dengan memakai hero tak lazim mulai dari Alucard, Kadita roamer sampai Baxia hyper carry.

Namun, bila hero-hero yang kurang pamor malah naik nama, beberapa hero yang sangat populer di MPL musim sebelumnya malah kehilangan tempat alias tak laku lagi. Kamu mungkin kaget melihat daftar berikut karena diisi oleh hero-hero kuat dan masih sangat layak masuk meta. Berikut 5 hero yang tak laku lagi di MPL Season 8!

Yamisok Nobar

- YVE

Salah satu mage paling most banned beberapa waktu lalu, Yve sama sekali tak dihiraukan di MPL Season 8. Ultimate area besarnya dengan kemampuan poke jarak jauh ternyata membuat tim di MPL tak tertarik memilih hero ungu ini jadi bagian dari strategi.

Sejauh ini, Yve sama sekali belum pernah di-pick alias 0% pick rate dan 0% ban rate. Padahal, rival mage-nya macam Pharsa, Kagura dan Lunox masih tetap diandalkan sampai saat ini. Salah satu penyebab Yve keluar dari meta MPL adalah hero ini tak punya escape mechanism sehingga terlalu rentan diincar dan ditarget musuh. Berbeda dengan Pharsa yang bisa bergerak cepat di medan tempur memakai skill Wings by Wings.

- DIGGIE

Meta Diggie sebenarnya masih bisa diterapkan oleh tim-tim MPL, apalagi gameplay tank-tank rusuh kembali populer sehingga Diggie bisa jadi alternatif gameplay barbar. Hanya saja, makin banyak tim yang memahami cara meng-counter Diggie feeder sehingga resikonya semakin besar.

Beberapa tim yang mungkin saja memakai kembali meta ini adalah EVOS Legends, Bigetron Alpha dan RRQ Hoshi. Diggie adalah salah satu hero wajib ban dari Rekt saat EVOS Legends bermain di MPL Season 7. Diggie saat ini cuma mengantongi 1,19% pick rate.

- WANWAN

Nasib Wanwan di MPL Season 8 berbeda jauh dari MPL Season 7. Ia merupakan salah satu andalan Clover dari EVOS Legends dan berperan besar membawa sang Harimau menjuarai MPL Season 7.

Melihat meta saat ini yang diisi oleh banyak fighter gesit dan kuat, Wanwan tampaknya akan mengalami kesulitan di laning. Apalagi di kedua sidelane yakni gold dan exp, player jadi lebih aktif dalam rotasi ketimbang berdiam di lane. Wanwan mengantongi pick rate 1,49% saja.

- YI SUN-SHIN

YSS tak lagi jadi hero prioritas atau auto-pick di MPL Season 8. Marksman lincah ini kehilangan tempat akibat tim MPL lebih memilih meta jungler fighter macam X Borg, Sun dan Alucard. Kalaupun ada tempat untuk jungler, lebih banyak yang memakai assassin seperti Hayabusa, Lancelot dan Ling.

Tipikal hero marksman yang rentan di early game dan cenderung slow membuat momentum jadi salah satu alasan hero seperti YSS saja terpinggirkan. Satu-satunya MM rival YSS yang masih bisa bertahan secara konsisten adalah Roger. Itupun tertolong karena kemampuannya berubah wujud dari marksman ke fighter. YSS mengantongi 5,68% pick rate dengan 4,55 ban rate.

- HARITH

Mage lincah ini adalah salah satu hero terpopuler di ajang M2 dan MSC 2021. Beberapa tim Filipina selalu mengandalkan Harith di sidelane dan termasuk tim Indonesia seperti EVOS Legends, Alter Ego dan ONIC.

Sayangnya, di MPL Season 8 Harith tak lagi dianggap spesial. Ia kalah saing dengan mage lainnya di goldlane terutama oleh Lunox, Pharsa dan Kaja. Berdasarkan statistik Mobile Legends untuk MPL S8, Harith menempati hero paling populer ke-52. Ini merupakan penurunan peringkat dari MPL S7 di mana dia menduduki ranking ke-24.

Itu dia 5 hero yang tak laku lagi di MPL Season 8. Kenapa mereka tak lagi jadi andalan ya?