5 Kesalahan Penyebab Epic Comeback di Mobile Legends

Billy Rifki
03/09/2021 13:02 WIB
5 Kesalahan Penyebab Epic Comeback di Mobile Legends
esports.id

Dalam permainan Mobile Legends, semua hal mungkin saja terjadi termasuk epic comeback meskipun situasi di early dan mid game kalian kacau balau. Walau jungler kalian mati 10 kali atau turret sudah rata di menit ke-9, percayalah kalau bangunan utama di tengah markas kalian belum hancur, maka kalian belum kalah.

Seringkali, banyak pemain yang merasa sudah menang menurunkan konsentrasi mereka. Malahan, mereka menaikan ego dan tingkat percaya diri yang berlebihan. Alhasil, pemain jadi miskalkulasi damage yang dari musuh, membuka keroyokan lawan dengan tangan terbuka dan akhirnya melepas legendary streak yang sudah mereka kumpulkan dari kill-kill sebelumnya. Sadarkah kalian apa penyebab epic comeback? Ini 5 kesalahan pemain MLBB yang sering tidak mereka sadari!

Yamisok Nobar

- MUKIL

Mukil atau muka kill adalah pemain yang ketika unggul cuma tertarik mencari kill atau mangsa terus menerus. Ia lupa dengan objektif karena menurut pemain seperti ini membully musuh adalah tingkat kejayaan dan kepuasaan tertinggi.

Yang tidak mereka tahu, pemain yang nafsu bakal lebih mudah dipancing ke situasi tak menguntungkan. Misalnya, dijebak ke area ambush di mana rekan kalian sudah menunggu dan menyiapkan berbagai macam ultimate untuk mengakhiri legendary streak-nya. Pelan-pelan, aksi ini membuat tim musuh mengimbangi net worth dan exp kalian dan akhirnya membuat comeback.

MENGKANDANGI MUSUH

Kadang, tim kita sudah unggul cukup jauh dan berhasil meratakan semua turret luar lawan. Kita pun berniat untuk segera meruntuhkan bangunan terakhir lawan untuk memenangkan pertandingan. Namun, karena pertahanan musuh kuat, kita cuma bisa mengkandangi mereka dan terus mengalami kegagalan inisiasi.

Tahukan kalian, men-zoning musuh terlalu lama di markas bisa membuat musuh malah bisa farm karena mereka berada di zona aman dan minion tetap datang ke arah mereka.

Cara terbaik untuk menghindari lingkaran setan seperti ini adalah biarkan minion terdorong, minimal sampai batas sungai Land of Dawn. Posisi kalian adalah menunggu di semak strategi yang akan jadi pergerakan musuh, misalnya di dua area buff atau di pinggir-pinggir bush tiap lane. Dengan begini, musuh bakal lebih rawan terciduk kalau keluar terlalu jauh dan mereka bakal lebih sulit farm karena harus keluar markas.

- TIDAK OBJEKTIF

Mobile Legends adalah permainan objektif. Ada beberapa objektif dalam tiap tahapnya seperti mengambil turtle dan lord, menghancurkan turret dan objektif utama adalah meruntuhkan crystal di bagian tengan markas lawanmu.

Kadang, kita terlalu asik mencari kill demi kill tapi lupa memprioritaskan objektif. Apalagi di late game saat musuh mulai jadi kuat dan punya pertahanan high ground yang bagus. Contoh sikap tidak objektif lainnya adalah kebanyakan recall atau tas tas tas.

Recall-recall tanpa maksud dan tujuan tidak akan berarti apa-apa untuk timmu dan lawan. Gunakan recall dengan maksud tersembunyi seperti memancing lawan untuk mengejarmu, bukan untuk gaya-gayaan saja.

Cara menghancurkan objetif utama adalah bermain sabar dan menunggu Lord. Jangan memaksakan untuk masuk apalagi sampai menukar nyawa karena situasi tersebut tidak menguntungkan bagi tim yang menang. Ingat, semakin late game, net worth kalian tidak akan ada gunanya. Late game malah penting bagi tim yang tertinggal karena item dan level mereka mulai terlengkapi.

Menjaga equilibrium lane, membabat monster hutan musuh, mengunci jalur pergerakan lawan dan sigap untuk merebut Lord adalah kunci bermain objektif agar terhindar dari epic comeback.

- KURANG PANDAI RETRIBUTION

Kalian mungkin sudah menguasai lane, memenangkan teamfight, tapi sayang tim kalian kurang beruntung saat mencoba mengambil objektif macam turtle dan Lord. Entah kalian kurang pandai membaca map dan meng-cover jungler yang sedang menghajar monster tersebut, atau memang core kalian panik dan kurang piawai meng-kalkulasi damage Retribution.

Sedikit demi sedikit, kegagalan di turtle dan Lord akan mempengaruhi mental bermain. Apalagi kalau Lord yang tercuri adalah Lord Enhanced dan waktu bermain sudah sampai 20 menit!

Wajar sekali kalau semangat bermain kalian jadi hilang dan rasanya kerja keras kalian dari early sampai late game jadi sia-sia.

- MENYALAHKAN TIM SAAT MATI SENDIRI

Satu lagi penyebab musuh bisa epic comeback sebenarnya datang dari diri kita sendiri dan tim. Misalnya, kalian sudah unggul tapi terciduk karena ulah sendiri. Merasa diri paling jago, kalian malah mencari kambing hitam dan menyalahkan tim karena tidak melindungi, tidak buka map atau alasan-alasan lain.

Sikap seperti ini bisa membuat rekan kalian tersinggung dan akhirnya memilih untuk troll karena tidak dihargai. Sikap mengakui kesalahan diri sendiri memang masih langka terutama untuk pemain public di Mobile Legends.

Jadi, selalu hargai teman kalian dan selalu berusaha kompak agar terhindar dari epic comeback yah