GoPay Midnight Sale Promo

Indonesia Rajai Peringkat Tim Esports Mobile Terpopuler SEA

Billy Rifki
10/10/2020 19:21 WIB
Indonesia Rajai Peringkat Tim Esports Mobile Terpopuler SEA
escharts.con

Mobile gaming adalah fenomena yang menjamur di kawasan Asia, termasuk Asia Tenggara. Berbeda dengan iklim di Eropa dan Amerika Utara yang masih di dominasi oleh pengguna platform PC, mobile gamers jauh lebih populer dengan alasan-alasannya.

Faktor simplisitas, efisien dan lebih terjangkau secara ekonomi bagi penduduk di SEA jadi faktor utama yang mendorong berkembangnya scene esports mobile. Tak heran, banyak tim-tim esports yang mulai serius melebarkan sayapmya untuk jadi tim esports mobile terbaik di kawasan ini.

Kemarin (9/10), Esports Charts merilis peringkat tim esports mobile paling populer di Asia Tenggara. Uniknya, 5 tim asal Indonesia masuk dalam jajaran teratas di ranking ini. Dari gambar di atas bisa terlihat berdasarkan jumlah pengikut di berbagai platform media sosial. Diantaranya dari Instagram, YouTube, Twitter sampai Tiktok.

EVOS Esports, Aura Esports dan RRQ menduduki tiga besar tim esports mobile terpopuler di SEA. Mereka tak cuma beroperasi di Indonesia, namun sudah membuka cabang di negara SEA lain seperti Malaysia, Filipina dan Thailand. Selanjutnya ada Bigetron Esports di peringkat 4 dan ONIC Esports di posisi keenam. 

EVOS punya divisi-divisi di cabang mobile yang punya prestasti mengagumkan. Diantaranya divisi Mobile Legends dan Free Fire yang mampu memenangkan kejuaraan dunia di titel tersebut. Selain itu, tim Arena of Valor mereka bisa dibilang tak terkalahkan untuk persaingan domestik. Tak heran kalau EVOS punya 6,4 juta penggemar di seluruh platform media sosial mereka. Sementara Bigetron Esports terkenal dengan kiprah tim PUBG Mobilenya yang belum lama menjuarai PMWL diikuti oleh 2,3 juta penggemar.

Untuk pesaingnya, tim Thailand, POPS Bacon Time menduduki peringkat kelima sedangkan dari Vietnam diwakili oleh tim Heavy di tempat ketujuh.

Terlepas dari platform yang tim ini gunakan untuk berprestasi, esports tetaplah esports dan tak mengurangi nilai kompetisi. Semoga dengan torehan ini, tim esports tanah air lebih mudah untuk melebarkan sayapnya kepada fansbase di belahan dunia lain.