Esports

Dari Afrika ke Asia, Ini Alasan Coach Ewok Yakin Dengan ONIC G

Billy Rifki
02/06/2022 15:47 WIB
Dari Afrika ke Asia, Ini Alasan Coach Ewok Yakin Dengan ONIC G
esports.id interview

ONIC G sukses menjadi juara di ajang VCT ID Stage 2 - Challengers Indonesia. Tahapan selanjutnya adalah VCT Challengers APAC (Asia Pacific) Playoff stage 2 demi memperebutkan tiket ke VCT Masters Stage 2. Selain performa pemain seperti Severine, Shiro, Ncslasher, Monyet dan Lmemore yang apik, peran pelatih asal Afrika Selatan, Ewok juga jitu.

Perjalanan Ewok merantau ke Asia tentu penuh resiko. Sang pelatih mengungkap kalau sempat ada pikiran khawatir kalau karir miliknya bakal mandek lagi saat mendarat di Indonesia. Namun, hasratnya untuk bertualang dan mencari tantangan baru membuatnya mengambil keputusan tersebut.

PT Media Esports Indonesia

"Ya tentu, ada banyak momen tak pasti pada saat aku pindah. Aku tak pernah ke Asia sebelumnya, tapi tujuanku adalah menjelajahi banyak tempat sebisa mungkin selagi aku bisa. Jadi buatku ini seperti mengenai dua burung dengan satu lemparan (sekali dayung dua tiga pulau terlampaui). Di satu sisi aku bisa bekerja dan sisi lain aku bisa mengunjungi tempat baru," ucapnya dalam interview dengan Esports.ID di acara AWARDING VCT Stage 2 - Challengers Indonesia (5/2).

Keraguan berada di wilayah asing akhirnya sirna sendiri saat melihat potensi para pemain ONIC G. "Ada satu momen saat kita scrim di Icebox, aku tak bisa sebut lawannya. Waktu itu 1 lawan 5 eco round, dan dia cuma punya Deagle (Sheriff). Itu mungkin momen ace tergila dengan Deagle dan aku langsung yakin kalau aku bisa bekerja dengan tim ini," ujar Ewok.

Ia juga tak menyebut sosok pemain yang dimaksud tapi bisa jadi Lmemore berhasil memenangkan hati Ewok karena permainan clutch-nya di round eco yang konsisten. Ewok sendiri bisa bergabung dengan ONIC karena saat itu melihat posting-an twitter dari Severine yang mencari pelatih. Ia pun mengikuti trial dan akhirnya ditunjuk jadi pelatih.

Kiprah yang cukup manis dari coach Ewok. Apakah ONIC G mampu menembus VCT Challengers APAC stage 2 Juni nanti?