First Warriors

Bukan Dokter, Kini Anak Jepang Cita-citakan Atlet Esports

Rendy Lim
19/08/2019 13:23 WIB
Bukan Dokter, Kini Anak Jepang Cita-citakan Atlet Esports
Industri Esports dan Streaming Jadi Incaran Anak Muda (Nintendo Soup)

Perkembangan industri esports saat ini tampak menjanjikan untuk dapat menjadi pekerjaan yang bisa menghidupkan. Jika pada sebelumnya bermain gim sering diasosiasikan dengan kegiatan yang membuang-buang waktu ataupun untuk melepas stress, saat ini gim sudah menjadi mata pencaharian bagi mereka yang bergelut dalam industri ini. 

Tidak terbatas pada para atlet esports yang bertanding mengikuti kompetisi untuk mendapatkan hadiahnya, profesi lain yang juga menjanjikan dalam industri ini adalah para content creator dan live streamer. Tak heran banyak anak-anak saat ini yang tergiur untuk memiliki cita-cita berkarir di industri esports. 

Kompetisi Pokemon memiliki divisi Junior yang dikhususkan untuk peserta muda

Baru-baru ini, sebuah majalah video gim dari Jepang, Corocoro baru saja mengeluarkan hasil survei  dari anak-anak di Jepang. Survei tersebut mendata apa saja cita-cita yang diinginkan anak-anak  saat ini. Cukup berbeda dengan generasi sebelumnya yang memiliki impian menjadi dokter ataupun ilmuan, hasil survei menunjukkan kebanyakan anak-anak Jepang saat ini lebih memilih menjadi Youtuber, atlet esports, hingga live streamer. 

Berikut adalah 10 besar cita-cita yang diinginkan oleh anak-anak Jepang: 

  • Youtuber
  • Pro Gamer (esports)
  • Let's Play Streamer
  • Pekerjaan yang berhubungan dengan video game
  • Artis Manga
  • Pekerjaan yanga berhubungan dengan buku dan majalah
  • Guru
  • Dokter
  • Pemain Sepak Bola
  • Pekerjaan yang berhubungan dengan acara televisi

Sebagai salah satu negara kreator video gim terbesar, industri esports negeri sakura ini juga sedang mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Tahun lalu, atlet Jepang berhasil menyambet medali emas di ajang exhibition match esports PESAsian Games 2018 Jakarta. Tidak hanya itu, Akhir tahun lalu, Jepang juga dipilih sebagai tempat diselenggarakannya Clash Royale League world Finals

Bahkan, salah satu pejabat di kota Kanzawa menyebutkan bahwa dirinya berniat untuk membuat kota baru yang berfungsi sebagai pusat kegiatan berbagai aktifitas esports. Pantas saja yah banyak anak-anak Jepang yang tertarik dengan industri ini, karena selain menjanjikan dan mendapat dukungan dari pemerintah, mereka bisa mendapatkan penghasilan dari gim favoritnya. 

Meski masih tergolong muda, Zuxxy dan Luxxy sudah beberapa kali mewakili Indonesia dia ajang internasional

Sebenarnya tidak hanya di Jepang, generasi muda di Indonesia juga sudah memperlihatkan minatnya dalam industri esports. Saat ini, tidak sedikit dari mereka yang bahkan telah bergabung dalam tim atau organisasi esports, contohnya duo kembar Zuxxy dan Luxxy yang saat ini berada di divisi PUBG Mobile Bigetron esports. 

Bagaimana pendapatmu Sobat Esports, apakah kamu memiliki adik atau kenalan yang ingin berkarir di industri esports bahkan diusianya yang masih dini?