[ProDotA Cup] The Prime NND Tumbang Dibekap HighGround

Billy Rifki
19/10/2017 11:58 WIB
[ProDotA Cup] The Prime NND Tumbang Dibekap HighGround

Salah satu tim Indonesia, The Prime NND beraksi semalam (18/10) dalam ajang ProDotA Cup yang rutin diselenggarakan tiap musimnya. Tim berjulukan ‘Pasukan Uler’ ini harus berhadapan dengan HighGround, tim Malaysia yang diperkuat oleh Kok Yi ‘ddz’ Liong, seorang pemain veteran dan cukup disegani di SEA. Meskipun peringkat TP.NND lebih tinggi dari HighGround, sayang mereka harus tumbang dengan skor 0 – 2, dalam Bo3 series.

GAME ONE

Fase draft dimulai oleh TP.NND dengan melakukan ban pada Batrider. Cukup mengherankan mengingat Bat adalah hero cukup bagus dan sebaiknya disimpan sebagai alternatif ketimbang di ban, terlebih hero dengan kemampuan vision dan disable panjang sangat penting di meta saat ini.

Yamisok Nobar

HG membalas dengan ban Nyx dan melakukan pick kepada Puck dan Lifestealer. Tanpa adanya Batrider dan Nyx, Puck ataupun LS bisa bergerak cukup leluasa karena opsi hero yang bisa melock-down mereka sudah disingkirkan. HG melanjutkan ban pada hero dengan hard disable seperti Shadow Shaman dan Doom yang sangat bagus melawan Puck dan LS.

TP.NND hanya mampu mengamankan Night Stalker sebagai counter dari Puck, sementara HG kunci Spirit Breaker karena mobilitasnya di early game bisa menganggu Puck bila dikuasai musuh. Sebagai carry, TP.NND memilih Chaos Knight untuk menghadapi LS. Hero ilusi merupakan lawan yang baik untuk LS karena kecenderungan fokus pada 1 target. Rusman sendiri seringkali melakukan spam Chaos Knight di pub game dan berhasil menaikan MMR-nya.

Sebagai ganti Batrider, TP.NND memilih Viper untuk mengkontrol pergerakan LS melalui ulti-nya yang menembus anti-magic dari LS. Namun HG memiliki draft yang lebih kuat dengan melakukan last pick Broodmother. Hero ini kuat melawan Viper dan bisa mengganggu mobilitas maupun farm lawan berkat kemampuannya menyebar di seluruh map dengan cepat.

Berdasarkan draft, HG memiliki kompoisi hero yang lebih baik dibandingkan TP.NND. Keberadaan Puck dan Broodmother membuat HG menyimpan banyak manuver dan serangan untuk hero-hero TP.NND. Pugna yang berada di sisi TP.NND sayangnya tidak menjadi core sehingga ketertinggalan level tidak bisa membuat dia mengimbangi Broodmother. Kelemahan draft TP.NND pada disable dan flashfarm membuat mereka tidak mampu menahan inisiasi dari Puck-LS-Broodmother.

GAME TWO

TP.NND kembali melakukan ban pada Bat, serta Jakiro di awal. Kemudian berhasil mengamankan Night Stalker dan Puck. HG membalas dengan Lich untuk memperkuat lane, dan Doom sebagai counter dari Puck.

Rusman kali ini mendapatkan hero yang tidak hanya kuat untuk single target lock-down tapi juga mampu flash farm dengan baik, yaitu Sven. HG merespon dengan baik untuk memilih hero yang gesit dan bisa menghindari radius cleave dari Sven seperti Weaver dan Ember. Didukung oleh Slardar, kombo Corrosive Haze, dan Swarm, rasanya mampu menegasikan boost armor Warcry sekaligus memberi Vision pada Sven, dan Puck khususnya.

Meskipun TP.NND memiliki silence untuk menonaktifkan escape mechanic dari Weaver dan Ember, namun mereka kekurangan Lockdown dan vision yang cukup untuk menahan kedua hero tersebut. Pembelian Eul atau Linken sudah mampu mengatasi persoalan silence. Keberhasilan HG mengambil Ember memberi dua keuntungan yakni menjadi counter yang baik melawan Puck berkat skill Root, sekaligus menghilangkan counter dari Weaver yang sama-sama kewalahan terkena Root.

Berhasil mengambil sedikit keuntungan di fase drafting membuat HG dalam posisi yang baik sehingga mampu membuat TP.NND kembali menyerah di game kedua.

Namun, para ‘sahabat uler’ jangan putus asa karena TP.NND masih akan bertarung di fase lower bracket melawan Genesis. Setelah ProDotA, TP.NND juga kembali tanding di JoinDota League melawan Regnum. Kita dukung dan nantikan terus semoga TP.NND bisa bangkit dan tampil lebih baik lagi.