Esports

Prediksi Juara MPL Season 3, Siapa Berkuasa di BritAma Arena?

Billy Rifki
03/05/2019 11:53 WIB
Prediksi Juara MPL Season 3, Siapa Berkuasa di BritAma Arena?
Esports.ID

Gelaran Mobile Legends Professional League Season 3 memasuki babak playoffs. Delapan tim terbaik berjibaku sekali lagi demi titel tim Mobile Legends terbaik di Indonesia.

Dua jawara MPL edisi lalu Aerowolf Roxy dan PSG.RRQ bersama dua kali posisi runner up EVOS Esports punya misi besar hentikan laju perkasa ONIC serta tim penuh kejutan lain seperti SFI Critical, Louvre Esports, Bigetron Game.ly dan Alter Ego.

Bisa dikatakan MPL kali ini diisi oleh tim yang kekuatannya merata sehingga tak ada unggulan pasti siapa favorit dan mana yang diremehkan. Namun berdasarkan pertimbangan performa dan historis, ini prediksi per peringkat dan juara MPL Season 3 versi Esports.ID

8. Bigetron

Partai lower bracket pertama yang berlangsung terjadi antara PSG.RRQ dan Bigetron, otomatis diantara keduanya bakal ada yang lengser duluan memupus mimpi jadi jawara MPL.

PSG.RRQ masih diragukan berada dalam performa puncak, namun ada indikasi berangsur membaik memasuki akhir regular season. Mendapatkan tiga kali kemenangan bersih 2-0 di week 6 dan 7 dari empat pertemuan walau sayang diakhir perjuangan tumbang 2-0 oleh Louvre. Namun pertemuan mereka dengan Bigetron terkenang manis dengan hasil 2-0 kala itu terjadi di minggu pertama regular season.

Bisa jadi PSG.RRQ yang diperkuat sang alien Lemon menyimpan strategi rahasia untuk playoffs. Dari jejak turnamen IPWC yang belum lama usai, Lemon ditunjuk kembali ke posisi naturalnya sebagai mage sementara Tuturu menjadi fighter. Duet tank Liam dan Instinct juga dipercaya menemani Ayam Jago di midlane.

7.  Alter Ego

Pertarungan peringkat 6 dan 7 bakal sangat ketat. Meski begitu, EVOS punya keuntungan historis di babak grup menumbangkan Alter Ego 2-0 di week 1. Kedatangan Sugar sebagai tandem tanker baru untuk G di midlane akan mengubah permain EVOS jadi lebih agresif walau dengan resiko membangku cadangkan JessNoLimit.

Tentu ada kekhawatiran Sugar butuh adaptasi lebih agar nyetel, namun bukan EVOS namanya kalau tak mengarungi MPL dengan persiapan mepet. Seperti yang terjadi di MPL season 1 dan 2 namun tetap saja sukses menduduki runner up pada akhirnya.

6. SFI Critical

Bukan laga mudah bagi tim kuda hitam SFI Critical melakoni laga MPL Season 3. Kocokan bracket di playoffs terbilang sulit karena laga perdana sudah dipertemukan dengan jawara MPL season 1, Aerowolf Roxy.

Kengerian Aerowolf masih terlalu mengancam untuk SFI. Di regular season, Doyok dan kawan-kawan masih tumbang mudah 2-0 oleh pasukan serigala. Bila kejadian SFI terjun ke lower bracket, maka sang raja PSG.RRQ menanti.

Meladeni dua jawara MPL sekaligus bukanlah tugas ringan. Tenaga dan pikiran yang terkuras pasca laga kontra Aerowolf bisa membuat SFI makin rentan dan pada akhirnya menyudahi perjalanan di MPL season 3. Jejak SFI melawan PSG.RRQ pun tak positif dengan laga terakhir mereka di regular season berujung 2-1 untuk kemenangan Lemon cs.

5. EVOS Esports

Laga ini bisa jadi kryptonite buat EVOS. Bila ada tim yang tampil sekonsisten ONIC pada musim ini, ialah Louvre. Kedatangan kapten Marsha dan juga BadBoy ke dalam skuad memperkuat kedalaman strategi dan keputusan in-game yang baik. Tensi panas yang terjadi melawan ONIC sayangnya belum bisa meredam dominasi Udil dan kawan-kawan yang memang bermain terlalu galak musim ini. Sehingga pertemuan antara Louvre dan EVOS tak terhindarkan di lower bracket.

Memulai lagi di laga lower bracket. Louvre bisa merasa superior sedikit sua EVOS. Marsha bagaimanapun tahu kekuatan EVOS luar dalam. Kedatangan Sugar juga bisa diantisipasi dengan informasi dari BadBoy yang pernah se-GH bareng di XCN.

Buktinya, di regular season EVOS pernah dibantai 2-0 oleh Louvre. Salah satu pembeda di match tersebut adalah drafting kreatif dari Marsha. Menghabisi opsi marksman untuk Rekt, memaksa EVOS bertarung menggunakan hero berdaya jangkau pendek, lalu mengadunya dengan kombinasi maut Angela-Thamuz.

4. Louvre

Meski menarik melihat kejutan dari Louvre, namun redaksi Esports.ID percaya MPL punya tradisi juara yang kuat dari tim yang punya histori positif seperti PSG.RRQ dan Aerowolf.

Pengalaman dan ketahanan mental dari PSG.RRQ akan mengantarkan mereka melampaui Louvre meski lakoni laga mati-matian. Namun mesti diingat kekalahan memalukan yang pernah PSG.RRQ terima di regular season jangan sampai terulang, terutama membiarkan Marsha meneror dengan Chou atau menutup mata akan ketangkasan Kido dengan hero OP macam Harith atau Lunox.

3. Aerowolf Roxy

Tiga besar sudah di depan mata, laga yang berlangsung di hari Minggu 5 Mei mendatang adalah pertarungan mantan jawara MPL dengan calon terkuat juarai musim ini. Aerowolf sudah merasakan kuatnya ONIC di regular season. Reputasi Kings Slayer tak membuat ONIC gemetar. Arogansi mereka melampaui Aerowolf dengan mudah.

Kisah yang sama kemungkinan besar terulang karena ONIC sejauh ini belum terhentikan. Kesempatan kedua Aerowolf adalah comeback via lower bracket namun harus jumpa kampiun MPL season 2, PSG.RRQ.

Kedua tim usai melakoni laga sengit, dengan gaya agresif Aerowolf, mereka punya tendensi untuk buru-buru demi menjaga momentum. LJ cs sudah cukup familiar dengan gaya RRQ dan bisa jadi prediksi meleset di fase ini. Aerowolf harus ingat mereka bukan kuda hitam lagi, bermain terlalu menyerang membuat mereka mudah kecolongan dan itu yang akan dimanfaatkan PSG.RRQ.

2. PSG.RRQ

Perjalanan panjang sang raja untuk membuktikan diri masih layak bertakhta. Inkonsistensi yang mereka alami harus ditutupi dengan usaha ekstra keras sepanjang playoffs. Namun raja yang terluka bukan tandingan sepadan bagi ONIC

ONIC telah membuktikan berulang kali, lawan bisa saja mengambil satu kemenangan dari mereka, namun hasil akhir ONIC keluar sebagai juaranya. Apa yang membuat kesombongan ONIC belum terbalas karena lagak mereka yang diiringi dengan pembuktian. Sikap kepercayaan diri yang begitu tinggi belum banyak dimiliki tim profesional Indonesia, dan ONIC menunjukan bahwa kepala tegak sebelum pertandingan bisa memperkeruh cara berpikir lawan.

Oleh karena itu, Esports.ID memprediksi ONIC Esports punya peluang paling besar menjuarai Mobile Legends Professional League Season 3.

Jangan lupa saksikan proses playoffs yang berlangsung hari ini (3/5) pukul 13:00 WIB via live streaming atau datang langsung ke BritAma Arena di Kelapa Gading, Jakarta.

Siapa prediksi juara MPL season 3 kalian?