[Techno Fest 2017] Talkshow Seru di UMN Bareng Penggiat eSports!

Christian Ponto
13/10/2017 11:59 WIB
[Techno Fest 2017] Talkshow Seru di UMN Bareng Penggiat eSports!

Pada hari Jumat (6/10), bertempat di Universitas Multimedia Nusantara, berlangsung sebuah acara yang cukup asyik bagi kalangan mahasiswa, khususnya yang merasa diri mereka seorang gamer. Bertajuk Techno Fest 2017, selain ada pameran teknologi diadakan juga sebuah Talkshow yang mengangkat tema ‘Towards Brighter Gaming and E-Sports Industry’ dengan para pembicaranya yang sudah tidak asing lagi, yaitu Alvin Gunawan selaku Assistant VP of Marketing UniPin, Bayu Putera Sentosa (LoL Pro Player - The Headhunters), dan juga Andrew Tobias sebagai Assistant Channel Categori Manager of Logitech.

Dalam sesi talkshow, tim eSports.id melihat sendiri bagaimana antusiasnya para audiens mengikuti serta memperhatikan pembahasan dari tiap pembicara. Apalagi pembahasan tentang game itu selalu khas dengan sesuatu yang santai dan menyenangkan, jadi acara pun berjalan sangat seru.

Yamisok Nobar

Berbagai pertanyaan dilontarkan para mahasiswa yang penasaran ataupun haus akan informasi terkait dengan eSports. Apalagi para pembicara telah cukup lama menggeluti dan berkecimpung dalam industri tersebut, pastinya akan membuat audiens mendapatkan informasi yang bisa mereka petik guna untuk memahami eSports yang dewasa ini kian naik daun.

Menjawab pertanyaan terkait motivasi dan keuntungan menjadi Pro Gamer, Bayu Putera Sentosa pun menjawab, "Awalnya saya hanya iseng-iseng, selain itu karena punya sepupu yang jago dan sampai juara di WCG. Saya tertantang untuk mengalahkan sepupu saya itu. Sampai akhirnya saya bisa mengalahkan sepupu saya itu, malah jadi bingung harus ngapain lagi. Mau nggak mau setelah itu harus cari lagi yang lebih jago dan ya tiba-tiba saja bisa ganti game ke League of Legends."

"Kalau keuntungannya, dari League of Legends salah satunya saya bisa jalan-jalan ke luar negeri. Selain itu, ya paling bisa mendapatkan banyak merchandise dari Logitech ataupun UniPin seperti di acara ini hehehe," tambah Bayu Putera Sentosa menjelaskan lebih lanjut.

Mendengar kata-kata yang dilontarkan Bayu dengan begitu santai, membuat audiens tertawa di sela-sela fokus mereka mendengarkan. Lantas, apa pendapat Andrew Tobias terkait pertanyaan tentang rekomendasi brand Logitech dan juga cara untuk bisa masuk ke industri eSports tetapi tidak terjun sebagai pemainnya langsung?!

"Rekomendasi brand Logitech saya tidak bisa bicara banyak, karena referensi masing-masing gamers dalam menggunakan gaming gear itu berbeda-beda pastinya. Selain itu kebutuhan tiap gamer berbeda-beda, sebut saja kebutuhan mouse itu menyesuaikan tangan dari masing-masing orang yang mana memiliki bentuk serta besar tangan yang berbeda-beda. Jadi mouse A belum tentu cocok dengan gamer B dan mouse B belum tentu cocok dengan gamer A, semua itu juga didasari dari game apa yang dimainkan gamer. Intinya masing-masing gamer harus menyesuaikan dengan kebutuhannya dan Logitech G tentu saja mendesain produk yang disesuaikan pada kebutuhan dari para gamer," papar Andrew Tobias.

Andrew Tobias melanjutkan menjawab pertanyaan kedua, "Mengenai masuk ke industri eSports tanpa perlu menjadi pemainnya langsung, itu tentu saja bisa. Apalagi kamu seorang wanita, bisa menjadi seorang Brand Ambassador bagi sebuah tim eSports. Banyak yang bisa digeluti dari eSports lebih dari sekedar pemainnya. Saya sendiri pada awalnya ingin menjadi pemain profesional, tapi apa daya tangan tak sampai maka saya memiliki pikiran untuk tidak menjadi pemain, melainkan memunculkan pemain-pemain profesional dengan mengadakan banyak event eSports. Bisa saja begitu kan? Bisa juga menjadi seorang caster, coach, dan lain-lain. Namun tentu saja didasari dengan pengetahuan tentang game eSports yang lebih dalam sehingga kalian dapat benar-benar menguasai bidang yang digeluti."

Sedangkan Alvin Gunawan menjelaskan dengan gamblang, saat ditanya strategi UniPin untuk pasar eSports di Indonesia, "Tentu saja kita dari UniPin selalu memperbanyak promo dibandingkan dengan kompetitor lainnya, bisa dilihat sendiri di web kita seberapa banyak promo yang kita jalankan. Sedangkan untuk branding produk dari UniPin sendiri, kita mendukung banyak acara eSports mulai dari turnamen dan juga pro player. Selain itu sekarang juga sudah mulai melakukan kolaborasi dengan para YouTuber sehingga UniPin menjadi semakin dikenal."

Berbicara tentang peran payment gateway di industri eSports, Alvin Gunawan menambahkan, "Menurut saya tentu saja penting, kita ambil contoh Bayu sebagai Pro Player League of Legends harus membeli hero untuk bisa memainkannya, ataupun game lain Mobile Legends yang Skin-nya memang bermanfaat untuk menunjang permainan, itu pasti dibutuhkan bagi para gamer dong? Disinilah payment gateway berperan untuk mendukung tim eSports dalam memenuhi kebutuhan mereka saat ingin melengkapi hero, beli skin, ataupun senjata yang belum didapatkan dalam game, karena kita tahu beberapa game membandrol harga tidak murah untuk bisa membelinya."

Seru kan bincang-bincang dengan para narasumber di acara Techno Fest 2017 terkait eSports? Nah, sepertinya topik tentang eSports harus sering-sering dibahas nih di tiap seminar, agar siapapun yang belum tahu tentang eSports bisa lebih paham sehingga tidak lagi memandangnya sebelah mata. Setuju?