Esports

Dukungan Yamisok Siap Kembalikan Kejayaan XCN

Michael
02/02/2018 13:33 WIB
Dukungan Yamisok Siap Kembalikan Kejayaan XCN
Esports.ID

Jakarta, 31 Januari 2018 - Tidak hanya memperkenalkan bentuk layanan dan produk bisnis yang bertujuan menopang industri eSports di Indonesia, PT. Yamisok Tech Indonesia juga ingin wujudkan komitmennya dalam berperan aktif di scene kompetisi professional gamer, dengan mendukung salah satu organisasi eSports yang  legendaris, yakni Executioner (XCN) Gaming.

Hal ini terungkap pada perhelatan GALA DINNER, Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (31/1), acara yang digagas oleh PT. Yamisok, bersama para rekanan, dengan mengundang kalangan komunitas Gamer, rekan Media, serta para Influencer, dan berbagai pihak yang turut mendukung industri eSports di Indonesia.

Team XCN Gaming memiliki empat divisi eSports berisikan pemain-pemain profesional yang mencakup: DOTA 2, CS:GO, CrossFire, dan Mobile Legends.


XCN Gaming
Dibentuk tahun 2003 oleh Ferdinand Putra (iMothed), XCN langsung melejit menjadi tim penantang kuat scene kompetisi Counter-Strike. Terbukti, hanya selang dua tahun sejak berdiri, tim XCN Gaming yang berisikan mayoritas anak sekolah ini berhak mewakili Indonesia dalam ajang World Cyber Games 2015, Singapore, setelah menjuarai Indonesian Qualifier. Setelah itu, puluhan gelar baik nasional maupun internasional juga berhasil dikoleksi oleh divisi Counter Strike XCN


Counter Strike : Global Offensive
Mundurnya Ferdi, pada tahun 2012, menandai masa vakum XCN Gaming di scene Counter-Strike tanah air. Hingga akhir tahun 2017, XCN Gaming terbentuk kembali dengan bermaterikan gabungan pemain senior – junior. Kombinasi ini cukup mumpuni, di mana XCN Gaming berulangkali berhasil mengalahkan tim-tim besar. Kiprah terakhir XCN Gaming adalah lolos ke Grand Final Indonesian Qualifier WESG 2017, namun langkahnya terhenti oleh tim yang sedang berada di puncak, “Recca Esports”. Berita terbaru XCN baru saja merekrut salah satu pemain terbaik India, Tejas “ACE” Sawant sebagai in-game leader menggantikan Andrew “Bali” Joseph yang akan fokus sebagai coach. Melihat pengalaman di tim sebelumnya “Entity Esports”, Bergabungnya ACE tentu akan menjadi amunisi tambahan XCN dalam menguasai kembali scene kompetisi Counter Strike di Indonesia.

Tim CS:Go dan DoTA 2

CrossFire
Seolah ingin menunjukkan dominasi di game FPS, prestasi divisi CrossFire pun tidak kalah mengkilap dibandingkan Counter-Strike. XCN seolah menjadi langganan wakil Indonesia di kompetisi internasional. Tim yang sekarang dikomandoi “KuRN” ini seolah tidak memiliki pesaing di kompetisi lokal saat ini. Puluhan trofi sukses diraih XCN Gaming yang selalu tampil solid di setiap permainan.


DOTA 2
Prestasi mentereng XCN di game DOTA berhasil memikat Fnatic untuk mengakusisi tim ini. Tidak hanya berjaya di Indonesia, level permainan XCN juga diakui pada ranah Asia dan menjelma jadi salah satu tim terbaik di regional tersebut. Sayang, tim ini tidak ikut berkompetisi saat DOTA 2 pertama kali hadir karena kesibukan masing-masing anggotanya.

Di awal 2018 ini, XCN mengumumkan lahirnya kembali divisi DOTA 2 dengan 4 pemain mancanegara (3 Australia + 1 Filipina) ditambah satu pemain veteran lokal “2hoi”. Kehadiran player asing ini tentu menjadi modal penting untuk mengembalikan nama besar XCN Gaming di scene DOTA 2 lokal dan internasional. Kehadiran Darcy “Godot” Jose dengan jam terbang yang tinggi dan pernah mengikuti tournament sekelas The International dan Dreamhack tentu dapat menjadi modal XCN untuk mengembalikan kejayaan seperti jamannya Ritter dkk.


Mobile Legends
XCN Gaming saat ini sedang mempersiapkan satu tim untuk bertarung di scene kompetisi Mobile Legends tanah air. Meski begitu, saat ini XCN memiliki satu tim yang seluruh anggotanya wanita-wanita cantik yang tergabung dalam grup XCN Stars.

XCN Stars