Eksibisi PON Esports

Carry Baru Team D Bikin Mereka Didiskualifikasi Valve Dari DPC

Billy Rifki
09/04/2021 13:27 WIB
Carry Baru Team D Bikin Mereka Didiskualifikasi Valve Dari DPC
twitter

Sudah selangkah lagi menembus lower division Pro Circuit DOTA 2 SEA, tim D yang diperkuat Inyourdream harus merasakan apesnya nasib karena mereka didiskualifikasi oleh Valve.

Sebabnya adalah identitas carry baru mereka yang bernama Kedd ternyata adalah vtfaded. Vfaded sendiri sudah terdaftar di tim lain. Di akun Twitternya sendiri, vtfaded menuliskan tanggal 5 April kalau ia masih terikat kontrak dengan tim SMG.

Yamisok Nobar

Dalam peraturan Valve, tidak diperbolehkan seorang pemain untuk main di dua tim. Karena akun vtfaded sudah terdaftar di tim lain, tindakannya melakukan smurf dengan tim D dianggap melanggar peraturan tersebut. Selain punya kontrak di SMG, vtfaded telah terdaftar dalam database Valve sebagai pemain dari tim Mystery.

Tim D harus dieliminasi paksa oleh Valve sedangkan vtfaded mendapat hukuman berupa larangan main di event DPC sampai selesainya The International 10. Sanksi yang cukup tegas dan merugikan bagi tim D tentunya.

Namun, apakah ini konspirasi dari SMG karena Valve menyatakan tim SMG akan jadi pengganti tim D untuk bermain di semifinal open qualifier gelombang kedua?

Pihak tim D sendiri patut dicurigai mengapa memilih main dengan Kedd andai mereka sudah tahu kalau player tersebut adalah vtfaded yang sudah main di tim berbeda. Ponlo selaku perwakilan tim menjelaskan dalam Twitternya kalau pihak tim D dan vtfaded sendiri tidak yakin dengan roster lock yang terjadi. Mereka telah melakukan perbincangan soal kemungkinan vtfaded untuk main bersama mereka.

Mengenai penggunaan akun smurf, Ponlo telah berpesan dengan pihak admin PGL kalau banyak pemain yang memakai akun smurf dan itu diperbolehkan. Jadi tak ada masalah dengan vtfaded bermain dengan akun smurf. Ponlo pun membela vtfaded dengan mengatakan agar netizen tak menyerang tanpa tahu apa yang terjadi dibelakangnya. Menurutnya, ini hanya kesalahpahaman dan tidak ada unsur kesengajaan dari Vtfaded untuk bermain di dua tim sekaligus.

Pendapatmu soal kasus ini gimana Sobat Esports?