Alliance Jadi Tim Pertama yang Tundukan OG Dengan Ana

Billy Rifki
21/04/2021 09:41 WIB
Alliance Jadi Tim Pertama yang Tundukan OG Dengan Ana
youtube

Dota 2 Pro Circuit Regional League Eropa berlangsung lagi semalam. Di laga upper division, OG melakoni lawan kedua mereka yakni Alliance. Kepercayaan OG sedang tinggi-tingginya apalagi sang Dewa DOTA 2 plus carry andalan mereka Ana sudah comeback.

Setelah rehat kurang lebih dua tahun semenjak gelaran The International 2019, Ana kembali bermain kompetitif. Laga debutnya melawan Brame berbuah kemenangan. Sayangnya, Alliance bukan lawan mudah dan mereka jadi tim pertama yang berhasil menumbangkan OG pasca Ana kembali lagi. Berikut rangkuman pertandingan OG vs Alliance di upper divisioan regional league Eropa!

Yamisok Nobar

GAME 1

Game pertama berjalan cukup sengit dengan kedua tim mengamankan keunggulan gold yang baik untuk para carrynya. Namun, cukup banyak hero legendaris OG dilepas Alliance pada match ini. Sebut saja Topson Invoker dan Ana Faceless Void.

Chronosphere Ana membuat Juggernaut Nikobaby tak berkutik karena selalu keluar tepat waktu. Meski sudah ada Shadow Demon dari Alliance untuk menyelamatkan rekannya yang terperangkap Chronosphere, namun hal itu tak membantu banyak karena Ana tetap saja fountain farming mereka sebagai gerakan penutup.

GAME 2

Kali ini giliran Alliance mengamankan Faceless Void untuk Nikobaby sedangkan OG memilih kombo Phantom Assassin, Riko dan Magnus. Meski di atas kertas harusnya OG lebih berbahaya dengan potensi dua carry plus empower, kehadiran Faceless Void lagi-lagi krusial untuk tim penggunanya.

Apalagi Nikobaby tak sayang-sayang dengan ulti, selalu mengerahkannya saat melihat mangsa dan bergegas beli Monkey King Bar untuk meminimalisir pukulan yang miss dari PA dan smoke screen Riki. 

Agresi OG yang nekad berbuah pahit untuk mereka setelah Alliance memenangkan banyak teamfight. Base mereka juga mulai dirobohkan. Namun, aksi defend brilian dari Topson dan Saksa yang bergantian mengerahkan harmoni skill membuat kemenangan Alliance jadi lebih lama. di game 2.

GAME 3.

OG berusaha kembali ke basic dengan memberikan Ana hero terbaiknya, Spectre. Namun mereka lengah dengan kekuatan Morphling dari Nikobaby yang menggila di game ini. Spectre Ana harus bertekuk lutut di menit 31:29 seraya Nikobaby membukukan 22 kill tanpa tumbang sekalipun di match ini.

Alliance tampak sudah mempelajari banyak gaya rotasi OG yang barbar dan menghukum mereka atas draft yang greed dan kebiasaan maju terlalu jauh. Kemenangan 2-1 atas OG membuat Alliance memimpin sementara klasemen upper division, setidaknya di week-2 dengan 2 kemenangan.

Sementara OG turun ke posisi 4 dengan poin 1 menang 1 kalah. OG akan bertanding lagi di week-3 27 April, Alliance masih harus main di tanggal 24 April melawan tim kuat Nigma. Bagaimana pendapat kalian dengan pertarungan OG dan Alliance semalam?